Kabar Terbaru David Albelda, Simbol Kesuksesan Valencia

Football5star.com, Indonesia – Valencia pernah berada di puncak kesuksesan di Liga Spanyol. Dan itu terjadi saat mereka masih diperkuat sang legenda, David Albelda.

Bagaimana tidak, dua dari enam trofi LaLiga Valencia diraih pada era David Albelda. Momen emas itu terjadi pada musim 2001-2002 dan 2003-2004. Hebatnya lagi, pada musim 2003-2004 sang legenda mengangkat trofi sebagai kapten tim.

David Albelda adalah produk asli akademi Valencia. Namun, awal kemunculannya tak berjalan mulus. Ia sempat bolak-balik ke Villarreal sebagai pemain pinjaman. Baru pada 1999 saat Hector Cuper melatih ia dipercaya sebagai pemain utama di Mestalla.

Pinterest

Sang gelandang terbilang beruntung. Ia masuk saat Valencia diperkuat pemain-pemain bintang seperti Gaizka Mendieta, Kily Gonzalez, Claudio Lopez, Miguel Angel Angulo, serta Santiago Canizares.

Pada musim perdana, sang gelandang memang harus lebih bersabar karena kerap dirotasi oleh Hector Cuper. Ia pun melahap musim 1999-2000 dengan 21 pertandingan. Namun, ia berhasil membawa klubnya menempati peringkat ketiga musim tersebut.

Albelda juga turut membawa Valencia menembus final Liga Champions. Kendati gagal juara, itu menjadi capaian terbaik klub sepanjang keikutsertaannya di Liga Champions.

Kehebatan Albelda kian terasah saat klub berjuluk El Che mendatangkan Ruben Baraja dan Pablo Aimar sebagai partner di lini tengah. Pada eranya, trio Valencia jadi salah satu yang paling menakutkan di Eropa.

Tumblr

Lini tengah memang menjadi kekuatan utama Valencia saat itu. Diantara ketiganya, Albelda punya tugas yang paling berat. Ia harus menjaga keseimbangan tim saat Aimar dan Baraja membangun serangan dan mengatur tempo permainan.

Peran vital ini pula yang membuat Albelda terus dipercaya sebagai andalan. Ia kemudian ditunjuk sebagai kapten tim saat Rafael Benitez menjadi pelatih.

Satu dekade memimpin Kelelawar Hitam, pemain yang mengoleksi 476 laga ini sukses besar. Selain merengkuh dua trofi LaLiga, dia juga berhasil memenangkan Piala UEFA untuk pertama kali sepanjang sejarah klub, Piala Super Eropa, dan Piala Super Spanyol.

Kabar Terbaru David Albelda

David Albelda mengabdikan seluruh kariernya bersama Valencia hingga menyatakan pensiun pada 2013 lalu. Tapi dalam perjalannya, ia sempat mengalami masalah dengan manajemen klub.

Pada 2008 lalu, Albelda yang kecewa dengan manajemen meminta untuk dijual. Tapi mereka menolaknya. Masalah ini kemudian sampai ke meja hijau sebelum akhirnya selesai secara damai.

Setelah pensiun pada usia 35 tahun, David Albelda tak pernah meninggalkan sepak bola. Namun, bukan karier sebagai pelatih yang ia inginkan. Sejak dulu ia memang tidak tertarik dengan dunia kepelatihan.

@LaLiga

“Saya lebih senang menjadi orang yang ada di belakang layar. Menjadi pelatih adalah bagian dari impian saya di masa lalu. Tapi sekarang, setelah apa yang saya lalui, saya tidak melihat arah karier saya ke sana,” kata Albelda kepada Diario AS.

“Saya harus memikirkan banyak hal. Mungkin itu akan terjadi pada masa akan datang,” sambungnya.

Apa yang diucapkan pria yang kini berusia 43 tahun benar-benar dibuktikan. Sesaat setelah gantung sepatu, ia ditawari untuk melatih tim akademi Valencia. Tidak hanya sekali, tawaran tersebut datang sampai tiga kali.

Namun, David Albelda menolaknya. Ia merasa tidak mampu, terlebih dirinya belum memiliki lisensi kepelatihan.

Kendati demikian, pemilik 55 caps bersama timnas Spanyol punya cara lain untuk mengabdi di sepak bola. Ia mengikuti jejak sahabat karibnya, Gaizka Mendieta, sebagai duta LaLiga untuk kawasan Asia pada 2016 lalu.

Tugas ini pun membuat pemegang rekor pemain paling sering tampil untuk Valencia terlibat langsung dalam penyelenggaraan turnamen sepak bola anak-anak, Danone Nations Cup 2019 lalu.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More