Kabar Terbaru Denilson, Pemain Termahal yang Main di Klub Semenjana

Football5star.com, Indonesia – Brasil tak pernah kehabisan stok pemain hebat. Pada 1998, publik sepak bola dunia dibuat kaget saat salah satu pemain terbaik Brasil, Denilson memutuskan untuk hijrah ke klub semenjana, Real Betis.

Kepindahan Denilson dari Sao Paulo ke Real Betis saat itu membuat namanya menjadi pemain termahal di dunia. Betis kala itu gelontorkan dana sebesar 21,5 juta poundsterling untuk bisa mendaptkan jasa Denilson. Nilai ini lebih besar dibanding saat Inter mendapatkan Ronaldo de Lima dari Barcelona.

Awalnya keputusan Betis untuk mendatangkan Denilson menjadi tanda tanya. Ia memang cukup terkenal di Brasil, tapi tidak di Eropa. Namun pihak klub berjuluk Verdiblancos tersebut menyebut bahwa mereka sudah memantau Denilson sejak usia 17 tahun.

getty images

Pemain bernama lengkap Denílson de Oliveira Araújo tersebut bermain untuk Betis hingga 2005. Pada 2000, ia sempat dipinjamkan ke Flamengo selama setengah musim. Sebagai seorang winger, Denilson memiliki kualitas sangat mumpuni.

Sayang setelah kembali ke Betis, penampilannya terus menurun. Sejak saat itu, Denilson tidak lagi dianggap sebagai pemain hebat, meski Betis hanya betah satu musim bermain di Segunda Division.

Bahkan, ketika pada musim comeback ke La Liga mampu finish di posisi keempat serta mendapatkan tiket Liga Champions, peran Denilson sangat minim. Saat itu, dia hanya masuk starting line-up tiga kali dan merumput selama 290 menit.

Kabar terbaru Denilson

Pemain kelahiran 24 Agustus 1977 ini tercatat hanya membela dua klub Eropa. Setelah Real Betis, pada 2005, ia hijrah ke klub Ligue 1, Bordeaux. Semusim di Bordeaux, Denilson sempat bermain di MLS bersama FC Dallas.

Setelah sempat bermain di Vietnam pada 2009 bersama Hai Phong, Denilson mengakhiri kariernya di klub Yunani, Kavala. Pensiun dari sepak bola, apa aktivitas Denilson saat ini?

Dikutip dari media Brasil, Denilson ikut terlibat di acara olahraga bernama Jogo Aberto. Selain itu, ia sempat menjadi host di acara Deu Ole. Di acara ini, Denilson mendatagi dan memberi review sejumlah tempat olahrag di Brasil.

Beberapa waktu lalu, Denilson sempat melakukan wawacara dengan media Brasil dan menyatakan kekecewaannya karena tak pernah memperkuat Barcelona. Sebelum pindah ke Betis, namanya memang sempat dikaitkan dengan klub Catalan tersebut.

infoglobo

“Saya tidak tahu apa yang terjadi saat itu. Pergi dan bermain di Barcelona adalah harapan saya. saya sangat sedih dan kecewa saat itu,” ungkap Denilson.

Menurut penuturannya, bahwa beberapa musim setelah ia pindah ke Betis, manajemen melarangnya untuk pindah ke Barcelona. Padahal dirinya sangat ingin bisa main di Nou Camp.

“Betis tidak membiarkan saya pergi. Mereka sudah tahu apa yang akan terjadi jika Barcelona menginginkan saya. Saya memiliki Barcelona dan klub besar lainnya, tetapi pada akhirnya saya tinggal di Betis,”

Pemain yang sekarang juga sibuk dengan mengurus dua anaknya, Maria Eduarda Araujo dan Davi Araujo ini sempat menceritakan bahwa sebelum pindah ke Betis, ia sempat berkomunikasi dengan Louis van Gaal.

“Saat itu saya mengikuti pra musim Sao Paulo di Jerman dan Louis van Gaal mendatangi saya dan berkata bahwa para manajer senang bernegosiasi dengan klub karena menginginkan saya.”

“Ia menegaskan bahwa jika aku tidak menginginkan pergi (ke Barcelona). Ia akan pergi. Ia berkata, ‘Kemasi barangmu dan mari kita pergi'” tutup Denilson.

DenilsonKabar TerbaruLaLiga SantanderLiga SpanyolReal Betis