Kabar Terbaru Ed de Goey, Aktor Utama Selebrasi Ikonis Bebeto di Piala Dunia

Football5star.com, Indonesia – Bagi penggemar Chelsea dan Tim Orange, Belanda, tentu tak asing dengan kiper bernama Ed de Goey. Sebelum Edwin van der Saar mengawal gawang Belanda, de Goey ialah kiper utama yang tak tergantikan.

De Goey mengawali kariernya di Sparta Rotterdam pada 1985. Lima musim di Roterda, de Goey memainkan 145 pertandingan. Namanya mulai dikenal publik sepak bola Belanda setelah bergabung ke Feyenoord pada 1990. Di Feyenoord, de Goey bermain selama tujuh musim.

Karier de Goey bersama Feyenoord mulai bersinar. Ia mengantarkan Feyenoord menjadi juara Eredivisie 1992-93. Satu tahun kemudian, namanya dipanggil masuk ke skuat Belanda di Piala Dunia 1994. Di kompetisi empat tahunan yang berlangsung di Amerika Serikat inilah, de Goey makin dikenal publik sepak bola dunia.

Ed de Goey adalah aktor utama yang membuat striker Brasil Bebeto bisa melakukan selebrasi ikonis, yakni gaya menimang bayi. Selebrasi itu dilakukan Bebeto untuk merayakan kelahiran putranya, Mattheus Oliveira yang lahir dua hari sebelum laga melawan Belanda.

Saat itu Belanda jumpa Brasil di babak perempat final. Tertinggal satu gol lewat aksi Romario di menit ke-53, de Goey berusaha untuk bermain dengan tempo cepat. Saat itu, kiper kelahiran 20 Desember 1966 itu memilih untuk melepas umpan panjang ke lini depan Belanda.

Cukup aneh keputusan de Goey tersebut. Pasalnya, duet Dennis Bergkamp dan Peter van Vossen bukan pemain yang tangguh duel udara. Akibatnya, umpan de Goey mampu dibaca oleh pemain Brasil. Umpan de Goey dipotong oleh Branco yang langsung memberi umpan jauh ke lini belakang Belanda.

Miss komunikasi antara Stan Valckx dan Ronald Koeman membuat bola dicuri oleh Bebeto. Dengan kemampuannya Bebeto mampu taklukkan de Goey. Bola masuk ke gawang dan Belanda kalah 2-3 dari Brasil.

Kabar Terbaru de Goey

Pada 1997, de Goey memutuskan untuk bermain bersama Chelsea. Bersama The Blues, de Goey mempersembahkan 5 gelar, termasuk gelar Piala Winner 1997-98. Selain itu, de Goey juga sempat memegang rekor clean sheet sebanyak 27 pertandingan sebelum dipecahkan oleh Carlo Cudicini.

Ed de Goey memutuskan untuk pensiun dari sepak bola pada 2006 di Stoke City. De Goey setelah pensiun dari sepak bola ternyata masih bergelut di lapangan hijau. Seperti dikutip Football5star.com dari voetbalrotterdam.nl, Sabtu (11/7/2020) de Goey menjadi pelatih kiper untuk tim amatir, VOC Rotterdam.

Ia baru mendapat perpanjangan kontrak dari VOC. De Goey masih dipercaya oleh pihak manajemen untuk melatih bersama pelatih kepala, Mark Weel.

“Kami juga telah setuju untuk memperpanjang kontrak pelatih kiper Ed de Goey dan Marc Pelkman sebagai asisstennya di musim depan. Mark dan Ed telah membuat langkah jelas dengan para pemain. Ini memberikan dasar yang bagus bagi tim ini,” bunyi pernyataan klub VOC.

Beberapa waktu lalu, de Goey juga sempat memberikan komentar terkait langkah The Blues merekrut pemain Ajax, Hakim Ziyech. Menurut de Goey, keputusan Chelsea merekrut Ziyech sangat tepat untuk bisa bersaing pada musim depan.

“Hakim memiliki begitu memiliki skill bagus sebagai individu. Dia benar-benar memiliki gambaran besar dan Chelsea bisa mewujudkan gambaran besar tersebut. Dia telah berkembang bahkan lebih bagus dalam beberapa tahun terakhir,” ucapnya.

“Chelsea telah berkembang sangat bagus dalam beberapa tahun terakhir ini dan ini langkah bagus dengan merekrut Hakim Ziyech,” tambahnya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More