Kabar Terbaru Marcelo Salas, Striker Paling Ditakuti di Serie A

Football5star.com, Indonesia – Masih ingat Marcelo Salas? Dia adalah striker yang paling ditakuti di Serie A pada akhir 1990an dan awal 2000an. Pemain asal Cile itu adalah mesin gol sejati.

Karier Marcelo Salas bermula pada tahun 1994, ketika ia menjalani debutnya untuk tim nasional Cile dalam usia 19 tahun. Kiprah sensasionalnya di klub Universidad de Chile menarik perhatian klub raksasa Argentina, River Plate.

Salas lalu didatangkan ke Argentina pada tahun 1996 sewaktu masih berusia 22 tahun. Setelah memenangi berbagai gelar domestik di Cile dan Argentina, Salas jadi andalan negaranya di Piala Dunia 1998.

Di turnamen yang berlangsung di Prancis itu, duet Ivan Zamorano dan Salas yang dikenal dengan singkatan ‘Za-Sa’ menyaingi kepopuleran duet Ro-Ro (Ronaldo dan Romario) dari Brasil. Cile memang terhenti di babak 16 besar, tapi Salas sukses menarik perhatian klub-klub besar Eropa berkat koleksi empat gol dalam empat pertandingan.

thesefootballtimes.com Marcelo Salas
thesefootballtimes.com

Ia kemudian pindah ke Serie A dan bergabung dengan Lazio. Kariernya makin moncer. Ia menjadi salah satu sosok kunci sukses Lazio yang memenangkan Piala Winners, Piala Super Eropa, sampai gelar domestik dobel, yaitu Scudetto dan Coppa Italia 1999/2000.

Ketajaman Salas memang tak bisa dibantah. Ia begitu ganas di kotak penalti. Pria kelahiran 24 Desember 1974 punya dua kaki yang sama bagusnya.

Ia juga mampu meloncat sangat tinggi untuk menanduk bola. Hal untuk menutupi tubuhnya yang tak terlalu tinggi. Ya, untuk ukuran striker yang main di Eropa, Salas tergolong pendek. Ia cuma memiliki tinggi 1,75 meter. Tapi, ini tak mengurangi nalurinya di kotak penalti.

Setelah meninggalkan Lazio, Salas memutuskan pindah ke Juventus, River Plate, sebelum akhirnya kembali ke klub masa mudanya, Universidad de Chile.

Salas menutup kariernya pada tahun 2009 dalam usia yang terbilang masih produktif, 33 tahun. Pertandingan perpisahan Salas dilaksanakan pada tanggal 2 Juni 2009 di Estadio Nacional, Santiago, ibu kota Cile.

Sekitar 50 ribu penonton hadir dalam laga perpisahan pemain berjulukan ‘El Matador’ tersebut. Ini menjadi bukti bahwa dirinya sangat dicintai di negerinya.

Total, sepanjang kariernya di level klub, Salas mencetak 248 gol dalam 453 pertandingan. Sementara di Timnas Cile, ia mencatatkan 37 gol dalam 70 caps.

Kabar Terbaru Marcelo Salas

goldewa.com Marcelo Salas
goldewa.com

Setelah gantung sepatu, Salas mulai menjajaki diri untuk terjun ke dunia kepelatihan. Namun, alih-alih menerima tawaran klub, Salas justru mendirikan klub sepak bola sendiri yang diberi nama Union Temuco.

Selain itu, masa pensiun Salas juga sempat diwarnainya dengan menjadi aktor di sebuah serial televisi berjudul Heroe.

Dalam akun instagramnya, Salas juga sering membagikan aktivitasnya sehari-hari. Ia rajin berolahraga di pagi hari dan sering pergi berlibur bersama keluarganya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More