Kabar Terbaru Mark Viduka, Pencetak 4 Gol Lawan Liverpool pada 2000

Football5Star.com, Indonesia – Membuat 4 gol alias quattrick saat berhadapan dengan Liverpool adalah hal istimewa. Sepanjang sejarah, hanya ada tiga pemain yang mampu melakukannya. Salah satunya adalah Mark Viduka, striker asal Australia berdarah Kroasia.

Mark Viduka mencetak quattrick saat Leeds United menjamu Liverpool di Stadion Elland Road pada 4 November 2000. Berkat torehan 4 gol dari striker bertinggi 188 cm itu, The Whites menang 4-3 atas The Reds meskipun sempat tertinggal 2-3.

Torehan quattrick di gawang Liverpool adalah sebuah highlight dalam karier Viduka. Selain itu, pria yang kini berumur 44 tahun itu pun adalah kapten timnas Australia pada perhelatan Piala Dunia 2006 di Jerman. Saat itu, Socceroos mampu lolos ke babak 16-besar untuk kali pertama.

Mark Viduka jadi penentu kemenangan 4-3 Leeds United atas Liverpool dengan torehan 4 golnya.
Twitter @LUFCDATA

Ada satu catatan positif lain yang dimiliki Viduka. Itu adalah torehan 4 gol pada pentas Liga Champions. Dia menjadi pemain Australia tersubur pada ajang terakbar antarklub di Eropa tersebut.

Meskipun demikian, semua catatan itu bukanlah yang paling mengesankan bagi Viduka. Bagi dia, ada satu momen yang melebihi semua tersebut. Momen itu adalah justru saat dirinya tak berada di stadion yang penuh sesak dengan para penonton.

“Ada begitu banyak momen. Semua orang mengira mencetak empat gol lawan Liverpool atau mengapteni Australia di Piala Dunia adalah momen terbaik saya. Namun, saya harus katakan, menendang bola di halaman belakang rumah bersama ayah adalah memori terindah saya,” kata Mark Viduka seperti dikutip Football5Star.com dari ESPN.

Jadi Penyeduh Kopi

Kini, kehidupan Mark Viduka jauh dari ingar-bingar sepak bola. Tinggal di Zagreb, Kroasia, dia menggeluti kehidupan yang sama sekali baru, yakni sebagai pemilik kafe bernama Non Plus Ultra. Dia juga barista di kafe yang dibangun bersama istrinya, Ivana, pada 2018 tersebut.

“Sungguh luar biasa dapat melakukan sesuatu yang berbeda. Membuat kopi yang tak enak, Anda harus membuangnya ke tempat sampah. Saya coba meracik kopi sebaik mungkin san saya kira sekarang sudah lumayan lihai,” ujar Mark Viduka mengenai kegiatan barunya.

Mark Viduka bersama istrinya membangun kafe Non Plus Ultra di Zagreb pada 2018.
jutarnji.hr

Menurut Mark Viduka, pada zaman sekarang, menyajikan kopi bukan perkara sepele. Bahkan, kata pria kelahiran 9 Oktober 1975 itu, tekanan yang ada tak jauh beda dengan tuntutan mencetak gol saat berada di lapangan hijau.

“Sebenarnya, mungkin Anda akan terkejut. Banyak orang saat ini sangat serius kalau berkaitan dengan kopi yang mereka minum,” kata eks striker yang juga pernah membela Celtic CF, Middlesbrough, dan Newcastle United itu.

Begitulah kehidupan Mark Viduka kini. Dia tak lagi sibuk menendang bola, tapi meracik kopi terbaik untuk para pelanggan di kafenya yang terletak di kawasan asri di Zagreb.