Kabar Terbaru Mateja Kezman, Striker yang cuma Ganas di Belanda

Football5star.com, Indonesia – Mateja Kezman pernah digadang-gadang sebagai salah satu calon striker terbaik Eropa. Anggapan tersebut tak lepas dari performa gemilangnya bersama raksasa Belanda, PSV Eindhoven.

Mateja Kezman sudah memperkuat PSV Eindhoven sejak 2000 silam. Ketika itu usianya baru 17 tahun. Semusim berselang ia diplot sebagai pengganti Ruud van Nistelrooy yang hengkang ke Manchester United.

Bersama PSV Eindhoven, Kezman mendapat semuanya. Juara Eredivisie dua kali, tiga kali top skorer, hingga dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Belanda 2003.

sportnieuws

Capaian terbaiknya tercipta pada musim 2002-2003. Sukses membawa PSV juara, ia juga jadi pemain tersubur di Eropa dengan perolehan 35 gol.

Naluri golnya tidak memudar semusim kemudian. Ia mencetak 31 gol tapi gagal membawa PSV Eindhoven mempertahankan gelar. Walau begitu, hal tersebut tidak membuat Chelsea mengurungkan niat untuk memboyongnya.

Ia pun datang ke Chelsea pada musim panas 2004 dengan banderol 7 juta pounds. Tapi di sini lah awal meredupnya karier sang striker. Ia gagal total di London dengan hanya mencetak tujuh gol dari 41 laga.

Capaian ini membuat Kezman dilego ke Atletico Madrid. Performa buruknya berulang di sana. Setelah itu, ia selalu gonta-ganti klub. Menariknya, hingga pensiun 2012 lalu sang bomber tak pernah bertahan lebih dari semusim di sebuah klub.

Kabar Terbaru Mateja Kezman: Jadi Agen Pemain

Jika ditotal, Mateja Kezman sudah bermain di delapan klub berbeda. Capaian terbaiknya tentu bersama PSV Eindhoven. Uniknya, torehan gol sang bomber di klub Belanda itu masih lebih banyak dibanding golnya di tujuh klub lain secara keseluruhan.

Bersama PSV ia mencetak 129 gol. Sementara untuk Chelsea, Paris Saint-Germain, Atletico Madrid, Fenerbahce, BATE Borisov, Zenit St Petersburg, dan Partizan Belgrade, total golnya hanya menyentuh 60 gol saja.

@Squawka

Usai pensiun, Kezman tetap berkecimpung di dunia si kulit bundar. Ia sempat ditunjuk sebagai Direktur Olahraga klub asal Serbia, FK Vojvodina. Namun, keberadaannya tidak bertahan lama.

Pria yang kini berusia 41 tahun mengambil jalan lain, yaitu agen pemain. Saat ini ada dua pemain yang menjadi kliennya dan keduanya berasal dari Serbia. Yang pertama adalah Dimitrije Kamenovic, pemain FK Cukaricki, dan yang kedua bintang Lazio, Sergej Milinkovic-Savic.

Nama terakhir tentu yang paling dikenal. Sergej Milinkovic-Savic adalah salah satu talenta terbaik Serbia saat ini. Ia juga beberapa kali digosipkan bakal meninggalkan Lazio.

Tapi berkat andil Mateja Kezman, Milinkovic-Savic sampai saat ini masih bertahan. Kezman beberapa waktu lalu sempat berujar tak ingin memaksakan kehendak pribadi. Ia selalu mementingkan kebutuhan dan kenyamanan pemain.

chatsports.com

“Banyak tim yang mengejar Milinkovic-Savic dan kami melihat beberapa tawaran yang sangat menarik untuk Lazio. Dia bisa saja mendapatkan gaji yang lebih besar di tempat lain. Di Paris Saint-Germain ditawar 8 juta euro permusim,” kata Kezman kepada Gazzetta dello Sport.

“Tapi pada akhirnya kami menerima keputusan klub untuk tidak menjualnya tanpa argumen. Saya juga tidak pernah mendorong dia pergi karena dia bahagia di Lazio,” ia menambahkan.

ChelseaKabar TerbaruMateja KezmanPSV Eindhoven