Kabar Terbaru Mathieu Flamini, Pesepak Bola yang Jadi Pengusaha Sukses

Football5Star.com, Indonesia – Jika Anda melihat Cristiano Ronaldo atau David Beckham, keduanya bukan hanya pemain sepak bola yang berprestasi, tapi keduanya juga punya usaha yang cukup sukses. Tapi itu berbeda dengan Mathieu Flamini.

Karier sepak bola Flamini memang biasa-biasa saja. Walaupun dia pernah bermain di klub sekelas Arsenal dan AC Milan, performanya dinilai tidak terlalu menonjol pada saat dia bermain di kedua klub raksasa itu. Terbukti dia hanya bisa mendapatkan 3 caps timnas Prancis.

Karier sepak bola Flamini dimulai di kampung halamannya sendiri, Marseille. Dia direkrut oleh Arsenal di usia 20 tahun pada 2004. Bersama Arsenal dia bermain selama empat musim dan mencetak 8 gol dari 153 laga. Prestasi terbaik dia adalah membawa The Gunners sampai final Liga Champions 2006.

Kabar Terbaru Mathieu Flamini, Pesepak Bola yang Jadi Pengusaha Sukses (AC Milan Offside)
AC Milan Offiside

Flamini pindah ke AC Milan pada 2008. Kemampuan Flamini yang merupakan pemain serba bisa membuat dia sering menjadi starter di awal-awal musimnya. Tapi dia akhirnya selalu menjadi pemain pengganti sejak musim keduanya. Tapi di musim 2010-11 dia berhasil membawa Rosonerri meraih scudetto, walaupun dia hanya tampil di 23 laga dan mayoritas menjadi pemain pengganti.

Sayang dia harus cedera sepanjang musim 2011-12. Flamini akhirnya memutuskan untuk kembali ke Arsenal pada musim 2013-14. Flamini merupakan bagian dari skuad The Gunners yang memenangkan dua FA Cup beruntun pada 2013-14 dan 2014-15. Tapi Flamini lagi-lagi harus sering menjadi pemain pengganti.

Flamini akhirnya pindah ke Crystal Palace pada 2016 dan Getafe pada 2017 sebelum akhirnya dilepas pada 2019. Uniknya, Flamini sebenarnya saat ini belum memutuskan untuk pensiun dari sepak bola. Jika melihat situs transfermarkt, Flamini masih berstatus free agent.

Karier Bisnis

Karier bisnis Flamini jauh lebih cemerlang ketimbang karier sepak bolanya. Bersama rekan bisnisnya, Pasquale Granata, seorang sarjana ekonomi Italia, mereka membuat perusahaan bio kimia bernama GF Biochemicals.

Perusahaan itu sebenarnya sudah dia dirikan sejak 2008. Perusahan ini bekerja dengan pakar dari Universitas Pisa dan Politeknik dari Universitas Milan untuk mengembangkan teknologi guna membuat sebuah produk bernama Levulinic Acid. Bahan kimia pengganti bahan bakar minyak bumi dalam skala industri. Pada 2015, GF Biochemicals sudah memproduksinya secara masal.

Selain digunakan sebagai pengganti bahan bakar minyak bumi, Levulinic Acid juga digunakan untuk industri kimia, kosmetik bahan baku plastik, industri makanan, dan masih banyak lagi.

Sejak 2015, perusahan itu sudah berkembang dan mengembangkan operasinya sampai Amerika Serikat. Itulah kenapa Flamini sempat digadang-gadang menjadi pemain sepak bola terkaya di dunia bahkan melebihi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Tapi pada saat ditanya soal harta kekayaannya, Flamini mengelak bahwa dia tidak punya uang sampai sebesar itu.

“Dari yang saya baca, saya tidak punya uang sebesar 30 miliar euro di akun bank saya. Faktanya, itu adalah total nilai pasar yang ingin kami ‘serang’ dengan tekonologi baru yang kami kembangkan dalam beberapa tahun terakhir,” ucap Flamini seperti dikutip Goal.

Menurut sumber yang sama, harta kekayaan Flamini mencapai sekitar 20 juta euro, yang mana itu terlihat lebih realistis.

Selain GF Biochemicals, Mathieu Flamini juga mendirikan The BioJournal. Majalah online yang melaporkan berita seputar dunia bioconservation dan dia juga memiliki bisnis ‘perawatan pribadi alami’ bernama One Unity.

Yang pasti, nampaknya Flamini memang lebih ahli dalam menjadi pengusaha ketimbang pemain sepak bola.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More