Kabar Terbaru Patrik Berger, Rupawan dari Anfield yang Diidolai Kaum Hawa

Football5star.com, Indonesia – Nama Patrik Berger tentu tak asing bagi penggemar Liverpool. Apalagi untuk fan The Reds di Indonesia. Pasalnya pemain asal Ceko ini sempat datang ke Jakarta pada 2018 bersama legenda Liverpool lainnya seperti Vladimir Smicer, Roy Evans, dan Jason McAteer. Sebelum pada 2016, Berger juga sempat menyambangi Indonesia.

Berger datang ke Anfield pada 1996 setelah direkrut dari Borussia Dortmund. Berger ialah bagian dari generasi emas Republik Ceko di Euro 1996. Di kompetisi yang berlangsung di Inggris tersebut, Ceko meraih sensasi dengan menjadi runner up. Hal itu tak lepas dari komposisi pemain muda seperti Berger, Karel Poborsky, Pavel Nedved hingga Vladimir Smicer.

Berger memiliki keistimewaan sebagai seorang winger kiri. Ia memiliki determintasi yang bagus saat menyisir dari pinggir lapangan. Selain itu, pemain kelahiran 10 November 1976 tersebut juga memiliki sepakan keras dari jarak jauh.

Datang ke Anfield setelah berselisih paham dengan pelatih Dortmund saat itu, Ottmar Hitzfeld, Berger jadi pujaan baru bagi fan The Reds. Sayangnya saat awal pertama kali datang, ia terganggu oleh masalah cedera. Hal itu yang membuat awal kariernya tak mulus di Anfield.

Saat Liverpool dilatih oleh Gerard Houllier, Berger jadi tumpuan di sektor tengah. Di awal musim 1999-2000, ia jadi pemain penting. Namun, cedera lutut membuat dirinya kembali harus menyingkir. Di musim berikutnya, ia pun jadi penghuni tetap bangku cadangan Liverpool.

Cedera lutut memang bikin karier Berger di Liverpool tak begitu cemerlang. Setelah mempersembahkan gelar Piala FA, Piala UEFA, dan Community Shield, Berger memutuskan hijrah ke Portsmouth dan mengakiri karier di klub kota kelahirannya, Sparta Prague.

Kabar terbaru Patrik Berger

Setelah gantung sepatu, Berger memang tak seperti kebanyakan pemain lain yang tetap berkarier di dunia sepak bola sebagai pelatih. Berger mengakui bahwa dirinya setelah pensiun memang ingin menikmati waktu bersama keluarga.

“Saya tidak akan pernah menjadi pelatih. Terlalu banyak tekanan dan menjadi pelatih bisa menghabiskan waktu saya bersama keluarga,” kata Berger kepada para pewarta pada 2016 lalu di Bekasi.

“Saya memang tidak pernah berpikir menjadi pelatih. Setelah pensiun, saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk keluarga, berjalan-jalan, dan bermain golf,” tambahnya.

Berger memang menikmati waktunya bersama sang istri, Jaroslav. Yang menarik dari hubungan pasangan ini adalah meski sudah menikah selama kurang lebih 26 tahun, kehidupan rumah tangga mereka tetap mesra.

Dalam wawancara dengan media Ceko pada Mei 2020 lalu, Jaroslav mengatakan bahwa ia dan Berger selalu menjaga cinta dan kasih sayang dengan saling menghargai. Padahal diakui oleh Jaroslav, saat masih menjadi pemain, sang suami acapkali didekati oleh banyak wanita cantik.

“Tapi dia tidak memperhatikan mereka, dia tak peduli dengan ucapan para wanita cantik di sekelilingnya. Dia pernah mengatakan kepada saya tidak ingin seperti rekan pemain lain yang memiliki rumah tangga yang berantakan,” ucap Jaroslav.

Memiliki wajah rupawan khas orang Eropa Timur memang membuat Berger jadi idola kaum hawa. Bahkan penyanyi Malaysia, Siti Nurhaliza sempat mengakui bahwa dirinya kagum dengan seorang Patrik Berger.

“Teringat masa kecil-kecil dulu, orang sekeliling bercakap tentang kehebatan # liverpool team. Saya pun terikut minat, terutama sekali Michael Owen, Berger,” tulis Siti Nurhaliza di akun Instagram pada 2016 lalu.

Dalam sejumlah kesempatan, Berger juga menghabiskan waktunya dengan menjajal olahraga ekstrem, seperti saat bermain jet ski. Selain itu, Berger juga sempat menjadi Ambasador The Reds di ajang LFC World Tour di sejumlah negara termasuk Indonesia.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More