Kai Havertz Mandul di Chelsea, Pelatih Leverkusen Salahkan Hakim Ziyech

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Bayer Leverkusen, Peter Bosz, menjelaskan alasan mengapa mantan anak asuhnya, Kai Havertz kesulitan untuk mencetak gol di Chelsea. Bosz menyebut bahwa adanya Hakim Ziyech membuat Havertz harus bermain lebih ke dalam.

Havertz direkrut dengan harga fantastis, 62 juta pounds dari Leverkusen. Tapi pemain timnas Jerman itu sangat kesulitan untuk beradaptasi di Premier League. Havertz hanya mencetak 1 gol dari 15 laga di Premier League. Dia malah lebih sering mencetak gol di kompetisi Piala Liga dan Piala FA melawan tim divisi bawah dengan catatan 4 gol dari 1 laga Piala Liga dan 1 Piala FA. Bosz menjelaskan mengapa itu bisa terjadi.

Peter Bosz - Bayer Leverkusen - Atletico Madrid - Liga Champions - @bayer04_en 2
twitter.com/bayer04_en

“Kualitas terbesar Havertz terletak di kotak penalti lawan. Dia harus berada di sana untuk mencetak gol. Di Chelsea, dia sekarang bermain lebih ke dalam, karena Hakim Ziyech mendorongnya menjauh. Maka Havertz tak masuk ke area penalti,” ucap Bosz seperti dilansir Football5Star.com dari Voetbal International.

Pelatih asal Belanda itu memberi tahu bagaimana dirinya bisa memaksimalkan Kai Havertz saat bermain untuk Die Werkself.

“Kami memainkan 3-4-3 menyerang dengan dua No.10 dan diamond di lini tengah. Tanpa bola, saya membiarkan Havertz ke kanan. Tanpa bola memang bukan kualitas terbaiknya, tapi lawan tak berani membiarkannya berdiri di sana,” kata Bosz.

Peter Bosz melanjutkan, “Jika lawannya menekan, bek tengah mereka akan berhadapan satu lawan satu dengan Havertz jika dia kehilangan bola. Mereka seringkali bukan pemain tercepat. Sehingga full back dengan tekanan tinggi secara otomatis harus mundur.”

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More