Kala Endank Soekamti Turut Beri Penghormatan Untuk Choirul Huda

Football5star.com, Indonesia – Suasana mendadak haru setelah pertandingan Persela Lamongan versus Persib Bandung di Stadion Surajaya, Minggu (22/10/2017). Seisi tribun nyaris penuh dengan isak tangis dan air mata yang berderai dari ribuan LA Mania. Hari itu, pihak klub mengadakan upacara perpisahan bagi legenda mereka, Choirul Huda yang berpulang beberapa waktu lalu.

Alunan lagu milik band kenamaan Yogyakarta, Endank Soekamti yang berjudul “Sampai Jumpa” diputar sebagai bentuk lain dari mengheningkan cipta. Poster dan banner bergambar mendiang Huda beserta syal Persela ditinggikan setinggi-tingginya. Namun hati terdalam mereka tunduk karena perasaan luluh atas kesedihan yang mendalam.

Lima hari setelah acara perpisahan yang penuh dengan rasa haru itu, bassis Endank Sokamti, Erix Soekamti, mengunggah sebuah video di portal Youtube. Sudah jadi kebiasaannya mengingat, ia adalah pegiat video yang diunggahnya bertajuk Diary of Erix Soekamti (DOES), dan sudah ada 500 lebih episode.

Ada yang spesial di edisi terakhir, video berdurasi 8 menit lebih 23 detik itu ia unggah sebagai tribut untuk mendiang Huda. Selain berisikan highlight suasana acara perpisahan di Surajaya, gitaris Endank Soekamt, Dory Sokamti dan manajer band tersebut, Ulog Soho, tampil memberikan ucapan.

Wajah Dory memerah, mata Ulog terlihat menahan air mata. Sang gitaris merasa terhormat lagu yang bandnya ciptakan bisa mewakili perasaan suporter yang merasa kehilangan. “Ternyata bisa mewakili perasaan temen-temen yang kehilangan orang yang dicintai,”  ujarnya.

Ucapan bela sungkawa mereka lontarkan dan berharap semoga ada pemain yang bisa menjadi penerus mendiang Huda.

“Kita mengucapakan ikut berbela sungkawa atas berpulangnya mas Choirul Huda keharibaan maha kuasa. Semoga mendapatkan tempat terbaik disana, dan teman-teman Persela  bisa sabar dan tabah dan ikhlas atas kepergian ini. Mudah-mudahaan ada kiper baru yang bisa mengikuti jejak beliau,” ucap Dory.

Lagu Sampai Jumpa Jadi Warna Baru Sepak Bola Indonesia. 

Tak hanya di Lamongan, lagu tersebut juga diputar di berbagai stadion sebagai penghormatan untuk Huda. Salah satunya di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (22/10/2017), saat laga Persija melawan Semen Padang. Ribuan The Jakmania yang hadir tampak lirih dan haru menyanyikan lagu yang dibawakan oleh Domy Stupa.

😢

A post shared by Domy Fingerstyle (@domy_stupa) on

Jauh sebelum itu, Agustus 2016, kelompok suporter yang menyanyikan lagu tersebut dengan seksama di Stadion adalah Slemania dan Brigata Curva Sud, pendukung PSS Sleman. Hal itu mereka lakukan sebagai penghormatan pada mendiang Suparjiono, sosok yang berpengaruh pada PSS.

Musik pada akhirnya adalah instrumen yang tak bisa dipisahkan dengan sepak bola. Lantunan nyanyian di stadion ibarat soundtrack yang mewarnai setiap momen dalam sebuah film. Terimakasih Endank Sokamti, Terimakasih Choirul Huda, kalian membuat sepak bola Indonesia menjadi begitu bermakna!

 

Comments
Loading...