Kalah dari Dijon, PSG Jalani Tahun Terburuk Sejak 2010

Football5Star.com, Indonesia – Kekalahan 1-2 di kandang Dijon FCO, Sabtu (2/11/2019) dini hari WIB, membuat Paris Saint-Germain (PSG) menorehkan catatan buruk. Kekalahan tersebut adalah yang ke-8 pada pentas Ligue 1 sepanjang tahun 2019. Catatan tersebut merupakan yang terburuk sejak 2010.

Sebelum dikalahkan Dijon, PSG terlebih dahulu menerima kekalahan dari Stade Reims dan Stade Rennes pada musim ini. Adapun pada paruh kedua musim lalu, mereka takluk saat menghadapi Reims, Montpellier, FC Nantes, Lille, dan Olympique Lyon.

Delapan kekalahan sepanjang 2019 hanya lebih baik dari 2010. Pada saat itu, Les Parisiens menderita 13 kekalahan pada pentas Ligue 1. Sebanyak sembilan kekalahan didapatkan pada paruh kedua musim 2009-10, sedangkan empat lainnya pada paruh pertama musim 2010-11.

Sembilan tim yang mengalahkan PSG pada paruh kedua musim 2009-10 adalah Lille, AS Monaco, Lyon, Lorient, Olympique Marseille, Nice, Grenoble, Le Mans, dan Montpellier. Sementara itu empat tim yang menaklukkan mereka pada paruh pertama musim 2010-11 adalah Girondins Bordeaux, Sochaux, Auxerre, dan Nancy.

Bukan hanya itu catatan buruk yang dibuat PSG setelah dikalahkan Dijon. Thiago Silva cs. kini telah menelan tiga kekalahan dalam 12 pekan awal Ligue 1. Hal tersebut dialami untuk kali terakhir pada musim 2010-11. Saat itu, mereka kalah dari Bordeaux, Sochaux, dan Auxerre.

Dua catatan buruk PSG itu tentu jadi tamparan keras bagi pelatih Thomas Tuchel. Pasalnya, kedua catatan tersebut terjadi pada era kepelatihannya. Ironisnya lagi, dua catatan buruk itu ditorehkan saat Les Parisiens diperkuat sejumlah nama besar macam Neymar, Kylian Mbappe, Mauro Icardi, Edinson Cavani, dan Angel Di Maria.

DIjon FCOLiga PrancisLigue 1Paris Saint-Germain