Kalah dari United, Tuchel Enggan Minta Maaf

Football5star.com, Indonesia – Kekalahan Paris Saint-Germain dari Manchester United tampaknya belum bisa dilupakan oleh pelatih PSG, Thomas Tuchel. Ia merasa timnya jauh lebih menderita dan membuat ia enggan meminta maaf kepada para penggemar.

Kekalahan dari Manchester United itu membuat langkah Paris Saint-Germain di Liga Champions 2018-19 terhenti di babak 16 besar. Menanggapi kekalahan itu, penggemar PSG melakukan aksi protes saat PSG bermain melawan Marseille.

“Bukan urusan kami untuk meminta maaf. Kami yang paling kecewa. Kekalahan itu kecelakaan,” ujar Thomas Tuchel dilansir Football5star dari Goal.

Handball Presnel Kimpembe yang membuat PSG disingkirkan Manchester United dari kancah Liga Champions.
usatoday.com

Kemenangan saat melawan Marseille dianggap oleh Tuchel sebagai pembuktian mentalitas Le Parisien, julukan PSG. Baginya, ketika seluruh elemen tim bersatu, tak ada yang tak mungkin, termasuk bangkit dari keterpurukan.

“Semua orang bisa merasakan bahwa tim ini bersatu, mereka selalu bersama, mereka memberikan segalanya. Tim membuktikan bahwa kami bisa bereaksi sebagai juara. Mentalitas luar biasa. Kemenangan ini adalah sesuatu yang besar dalam pertandingan besar,” puji Tuchel.

Melatih klub sebesar Paris Saint-Germain yang memiliki dana dan target besar membuat Tuchel sadar diri. Ia mengamini bahwa ketika PSG kalah, sorot mata tajam akan mengarah ke klub yang bermarkas di Stadion Parc de Prince tersebut.

“Saya tahu tim saya, jika Anda kalah dalam pertandingan besar, kami kalah dan Anda harus menerima bahwa semua orang berbicara. Kami harus lebih tenang. Saya akan selalu membela tim saya, para pemain luar biasa.”

Comments
Loading...