Kalah di Final, Kapten Malaysia Sebut Ini Bukan Akhir Segalanya

Football5star.com, Indonesia – Kapten Timnas U-22 Malaysia, Adib Zainudin buka suara terkait kekalahan mereka di final. Ia menegaskan kegagalan mereka raih medali emas di ajang SEA Games 2017,  bukan menjadi hari akhir bagi mereka. Ia yakin, kedepannya mereka akan berbicara banyak di kompetisi internasional lainnya.

“Kami sudah melakukan yang terbaik sepanjang SEA Games 2017. Namun kami terpaksa harus menerima dengan kekalahan ini. Memang target utama kami adalah meraih medali emas. Kami perlu terus maju ke depan dan berjuang untuk membuat kejayaan,” harap pemain asal klub Malaysia, Felcra FC, dikutip dari Berita Harian, Rabu (30/8/2017).

Sedangkan Penyerang Malaysia, Safawi Rasid meminta maaf kepada seluruh rakyat Negeri Jiran. Ia juga kecewa karena tak mampu memberikan yang terbaik bagi tim dan negaranya.

“Saya kecewa karena tidak dapat membantu pasukan mendapatkan medali emas pada SEA Games kali ini. Saya mohon maaf kepada semua pendukung Malaysia, yang tidak putus-putus mendukung kami dari awal hingga ke final,” ujar Safawi saat selesai pertandingan yang berakhir 1-0 untuk Thailand itu.

Kekalahan itu mengingatkan publik malaysia saat final sepakbola SEA Games 2001 di Kuala Lumpur, Malaysia. saat itu, mereka kalah 1-0 juga dari Thailand. Alhasil, anak asuhan Ong Kim Swee itu gagal mempersembahkan emas ketujuh bagi Malaysia selama SEA Games diadakan.

Mereka terakhir meraih medali emas yaitu saat SEA Games 2011 di Jakarta. Kala itu, Malaysia mengalahkan tuan rumah, Indonesia, di final dengan skor 4-3 (Adu Penalti).

 

Comments
Loading...