Kalahkan Real Madrid, Gabriel Jesus Terkenang Masa Lalu

Football5star.com, Indonesia – Ada yang berbeda dari posisi Gabriel Jesus saat Manchester City mengalahkan Real Madrid di leg pertama 16 besar Liga Champions, Kamis (27/2/2020) dinihari WIB. Ia tampil lebih melebar pada laga kali ini.

Kendati Pep Guardiola memainkan formasi 4-2-3-1 dan menempatkan Gabriel Jesus sebagai ujung tombak, ia tidak selalu berada di depan. Sang pelatih memerintahkannya untuk bermain melebar dan bahkan sampai harus turun jauh ke garis tengah.

Hal tersebut lantas membuatnya terkenang dengan pengalaman ketika masih memperkuat Palmeiras. Di sana ia juga sempat bermain sebagai winger dan membantu pertahanan.

gabriel jesus-real madrid vs manchester city
@ChampionsLeague

“Saya teringat ketika saya ada di akademi Palmeiras dan saya bermain seperti pemain sayap dan kemudian menjadi striker. Tapi saya pergi ke lapangan untuk membantu rekan satu tim,” ujar Jesus kepada BT Sport, Kamis (27/2/2020).

“Tidak masalah apakah saya harus berlari melebar dan membantu lini kedua, atau tetap bertahan di depan. Yang penting bagi saya adalah membantu rekan setim. Kami belajar banyak selama ini. Terkadang kami sampai harus memainkan posisi yang berbeda,” sambung pemain asal Brasil.

Leg pertama 16 besar Liga Champions berjalan mulus untuk Manchester City. Mereka meraih kemenangan tandang dengan skor 2-1. Gabriel Jesus dan Kevin De Bruyne jadi penentu kemenangan ini. Adapun gol semata wayang Real Madrid dicetak Isco.

Sementara itu, satu gol yang dibuat striker timnas Brasil di Santiago Bernabeu menyisakan rekor unik. Seluruh gol yang dia cetak di Liga Champions musim ini tercipta di laga tandang.