Kalau PSSI Organisasi Semaunya, Sah Saja Yunus Nusi Dipertahankan

Football5Star.com, Indonesia – Posisi Yunus Nusi sebagai Plt Sekjen PSSI mendapat sorotan tajam dan disebut melanggar Statuta. Pendapat itu disampaikan oleh pengamat sepak bola Indonesia, Tommy Welly.

Seperti diketahui, saat ini Yunus menjabat sebagai Plt Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI menggantikan Ratu Tisha Destria yang mundur beberapa bulan lalu. Selain menjadi Plt Sekjen, dia jua masih aktif sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

Bung Towel, sapaan akrab Tommy Welly, menyebut kalau posisi Yunus sudah melanggar statuta PSSI. Bahkan dia dengan detail menyebutkan statuta PSSI pasal 61 ayat 4 soal sekjen yang tak boleh menjadi delegasi kongres, dan anggota badan PSSI.

Yunus Nusi Janji Tak Akan Overlap Seperti Ratu Tisha di PSSI
Jawa Pos

“Jika PSSI, organisasi yang semau-maunya, ya, memang wajar-wajar saja, sah-sah saja jika Plt. Yunus Nusi mau dipertahankan. Lalu apa artinya? Keputusan PSSI mengangkat Yunus Nusi sebagai Plt. Sekjen saja adalah sudah pelanggaran statuta,” kata Bung Towel dikutip dari YouTube pribadinya, Gocek Bung Towel.

“Bertentangan dengan statuta karena Yunus Nusi adalah anggota Exco PSSI juga Ketua Asprov Kaltim,” sambung dia.

Kondisi itu, kata Bung Towel, membuat PSSI kehilangan wibawanya Karena memang statuta FIFA itu disebut adalah kitab sucinya sepak bola. Apalagi, FIFA itu sangat tak toleransi.

“Ya, kita bisa simpulkan bahwa PSSI menganggap statuta yang ibarat kitab suci sudah tidak ada artinya lagi. Saya hanya mau mengingatkan, selama federasi kita, PSSI bergerak, berjalan, tata kelolanya di koridor aturan dalam dunia fantasi sendiri, ya akan sulit,” tutup dia.

Beberapa saat setelah pernyataan Bung Towel, PSSI sempat mengklarifikasi via laman resminya. Mereka menyebut kalau Yunus Nusi sama sekali tak masalah rangkap jabatan karena memang belum definitif.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More