Kaleidoskop 2017: 5 Kontroversi di Sepak Bola Dunia

Football5star.com, Indonesia – Banyak kontroversi terjadi di dunia sepak bola sepanjang 2017. Ada yang tak masuk akal sampai membuat kita geleng-geleng, ada juga yang benar-benar sudah kelewatan.

Kasus penggelapan pajak Lionel Messi misalnya. Siapa sangka pemain dengan salah satu gaji terbesar seperti Messi ternyata menggelapkan pajak penghasilannya.

Lalu, aksi Patrice Evra menendang suporter juga membuat dunia terkejut. Bagaimana mungkin, pemain dengan segudang pengalaman seperti Evra tak bisa mengontrol emosinya dan menendang suporter lawan.

Football5star mencoba merangkum 5 kontroversi sepak bola sepanjang 2017. Berikut ulasannya.

Kasus Pajak Messi 
FBL-EUR-C1-BARCELONA-TRAINING
Getty Images

Messi memasukkan semua uang dari pendapatan hak citra diri yang didapat di Spanyol ke sejumlah perusahaan di Belize dan Uruguay. Hal ini guna menghindarkan Messi dari kewajiban membayar pajak di Spanyol.

Dalam skandal Panama Papers, terungkap jika Messi memiliki sebuah perusahaan di Panama bernama Mega Star Enterprises Inc. Dalam bocoran catatan firma hukum asal Panama, Mossack Fonseca, perusahaan ini menampung jutaan dollar uang dari kontrak hak citra Messi.

Pengadilan akhirnya memvonis Messi bersalah pada tahun lalu La Pulga harus membayar denda dua juta euro atau sekitar Rp 29 miliar.

Evra Tendang Suporter
Patrice Evra tendang fans (Dailymirror.co.uk)
Getty Images

Apa yang dilakukan Evra pada awal November 2017 adalah sesuatu yang sudah di luar akal sehat. Saat itu Evra masuk dalam rombongan Olympique Marseille untuk menghadapi Vitoria Guimaraes di Liga Europa.

Layaknya akan memulai pertandingan, para pemain kedua tim pun melakukan pemanasan di lapangan. Usai sesi pemanasan, terjadi keributan antara Evra dengan seorang suporter. Dalam video yang beredar, Evra terlihat melancarkan tendangan ke arah kepala suporter yang berada di pinggir lapangan.

Akibat tindakannya, Evra pun mendapat hukuman berat. UEFA menjatuhkan hukuman larangan aktif dalam sepak bola selama tujuh bulan. Lalu, Marseille juga langsung memutus kontrak mantan bek Juventus tersebut.

Ronaldo Dorong Wasit
Cristiano Ronaldo, Supercopa Spanyol, Kartu Merah
Getty Images

Cristiano Ronaldo adalah pemain terbaik dunia dan idola bagi para pemain muda. Sayangnya, pemain asal Portugal itu juga bisa kehilangan kendali karena terbawa emosi. Hal itu yang dilakukannya pada leg pertama Piala Super Spanyol 2017.

Wasit Ricardo De Burgos menganggap Ronaldo melakukan diving di kotak penalti Barcelona. Tak terima, Ronaldo pun berteriak sebelum akhirnya mendorong wasit De Burgos. Tindakan Ronaldo ini mencoreng citranya.

Pada akhirnya, pemain berusia 32 tahun itu mendapat hukuman berupa larangan bermain dalam lima pertandingan. Ia juga harus membayar denda 3.000 euro (sekitar Rp 47 juta).

Neymar dan Cavani Rebutan Penalti
Neymar dan Edinson Cavani berebut jadi eksekutor saat PSG mendapat bola mati.
Getty Images

Neymar merusak suasana ruang ganti PSG. Semua berawal dari insiden saat Les Parisiens melawan Lyon di Ligue 1.

Saat itu, PSG sempat mendapat hadiah penalti akibat pelanggaran yang diterima Edinson Cavani. Tanpa buang-buang waktu, Cavani langsung mengambil bola dengan bermaksud menjadi eksekutor. Neymar sempat meminta kesempatan itu dengan memegang bola. Namun, bola kembali diambil Cavani dan langsung bersiap mengeksekusinya.

Perseteruan keduanya sempat menjadi perbincangan hangat di dunia. Tak lama setelah insiden tersebut, Neymar melayangkan permintaan maaf.

Gol Hantu Panama
Getty Images

Di balik kecermelangan Panama lolos ke Piala Dunia 2018, ada insiden yang disorot. Adalah kejadian gol hantu yang tercipta kala Panama menang atas Kosta Rika. Gol hantu itu diciptakan oleh Roman Torres.

Dalam proses gol itu, dia menendang bola memanfaatkan kemelut di kotak penalti. Bola sebenarnya belum melewati garis gawang. Namun, wasit yang memimpin malah mengesahkan gol tersebut dan Panama menang 2-1 atas Kosta Rika.

Tentu, gol ini jadi sorotan. Meski tak mengubah posisi Kosta Rika yang tetap lolos, tapi gol hantu itu membuat Amerika Serikat tersingkir karena kalah dari Trinidad dan Tobago. Sebab, andai gol Torres itu tak sah, maka Panama yang gagal melangkah.

Comments
Loading...