Kaleidoskop 2018: 5 Kontroversi di Sepak Bola Indonesia

Football5star.com, Indonesia – Sepak bola Indonesia tak bisa lepas dari kontroversi. Khususnya di Tahun 2018. Ada banyak kejadian kontroversi yang terjadi di Indonesia.

Salah satunya adalah ketika Vladimir Vujovic dan Sandi Sute yang bermain di pekan pertama Liga 1 2018. Keduanya memiliki beban hukuman yang sejatinya membuat mereka absen di pekan pertama.

Kontroversi di sepak bola Indonesia ditutup dengan pengaturan skor yang kembali terungkap di Indonesia. Komisi Disiplin pun telah mengeluarkan vonis.

Football5star.com erikut ini telah merangkum 5 kejadian kontroversial di sepak bola Indonesia selama 2018.

Vladimir Vujovic dan Sandi Sute di Laga Pertama Liga 1 2018
Football5star - Bolacom
Bolacom

Kontroversi pertama di sepak bola Indonesia terjadi di partai pembuka Liga 1 2018. Saat itu, juara bertahan, Bhayangkara FC melawan Persija Jakarta. Pertandingan itu menuai kontroversi ketika kedua kesebelasan memainkan dua pemain yang mendapatkan hukuman di kompetisi musim sebelumnya. Vladimir Vujovic mendapatkan hukuman tak boleh bermain lima pertandingan dan saat itu baru menjalani dua pertandingan.

Sementara tiu, di tim Persija Jakarta, ada Sandi Sute yang terkena kartu merah di laga pamungkas Liga 1 2017. Keduanya bisa bermain di partai pembuka Liga 1 2018 dan pihak PSSI pun telah memberikan pembelaannya dan menyatakan keduanya telah sah untuk bermain.

Perseteruan Gomez dan Manajemen Persib
Kalah dari PSMS, Mario Gomez Curiga pada Pemain
vikingpersib.co.id

Dalam sebuah klub, hubungan yang harmonis antara pelatih dan manajemen menjadi sebuah hal yang wajib. Namun hal itu tak terlihat dalam tubuh Persib Bandung. Hubungan antara Mario Gomez dan manajemen Persib Bandung tak berjalan mulus dan berakhir dengan tidak diperpanjangnya kontrak Gomez sebagai pelatih.

Umuh Muchtar, lewat Pikiran Rakyat sempat membeberkan salah satu alasan tidak harmonisnya hubungan kedua belah pihak itu yang bermula dari gaji. “Mario Gomez minta naik gaji, dituruti oleh Pak Glenn. Gajinya naik 50 persen, kalau tidak salah. Lalu Fernando Soler juga ikut-ikutan meminta kenaikan gaji, sudah dituruti juga, naik 20 persen, tapi fernando Soler tidak mau. Dia memaksa ingin kenaikannya sama seperti Mario Gomez,” ucap Umuh dikutip Football5star dari Pikiran Rakyat.

Kontrak Luis Milla Tak Diperpanjang
Ratu Tisha - PSSI - Luis Milla
Pribadi

Tidak berlanjutnya kontrak Luis Milla sebagai pelatih Timnas Indonesia menjadi salah satu keputusan paling nyeleneh yang dikeluarkan PSSI. Dianggap gagal memenuhi target menggapai empat besar Asian Games 2018, kontrak Milla diputus hanya beberapa minggu menjelang Piala AFF 2018 bergulir.

Publik pun dibuat kesal dengan keputusan PSSI, karena ujungnya, penampilan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018  sangat buruk dan gagal melaju di babak semifinal Piala AFF 2018. Selepas Piala AFF 2018, PSSI pun menunjuk Simon McMenemy sebagai juru taktik Timnas Indonesia. Bima Sakti yang sebelumnya membesut Timnas Indonesia pun ditunjuk sebagai Timnas U16 Indonesia.

Jadwal Mundur Persija Jakarta
Persija Selebrasi Juara Liga 1 2018_Foto Media Persija (3)
mediapersija

Persija Jakarta menjadi salah satu klub di Liga 1 2018 yang jadwal pertandingannya sering mundur. Mundurnya jadwal Macan Kemayoran yang pertama dilatarbelakangi oleh jadwal mereka di Piala AFC, ketika mereka melawan Perseru Serui di pekan keenam. Seharusnya, Persija harus melawat ke Serui pada 6 April 2018, namun diundur hingga 3 Juli 2018.

Pertandingan lain yang mundur adalah ketika melawan Persib Bandung pada 28 April. Pertandingan itu molor karena tak keluarnya rekomendasi dari Kepolisian. Jadwal tersebut berdekatan dengan Hari Buruh pada 1 Mei 2018.

Pengaturan Skor di Liga 2 2018
Komisi Disiplin (Komdis PSSI) memutuskan memberikan hukuman untuk PS Mojokerto Putra dan Krisna Adi Darma - Football5star - Kampiun Id
Kampiun Id

Isu pengaturan skor kembali menyeruak di sepak bola Indonesia. Kini, kasus itu merembet ke Liga 2 2018. Komisi Disiplin (Komdis) PSSI memutus bersalah PS Mojokerto Putra dan Krisna Adi Darma karena mereka dianggap terlibat dalam pengaturan skor.

Berdasarkan rilis resmi yang dikeluarkan PSSI, PS Mojokerto Putra tidak boleh mengikuti kompetisi Liga Indonesia musim 2019. Hukuman untuk Krisna Adi lebih berat, yakni dihukum larangan beraktifitas dalam kegiatan sepakbola di lingkungan PSSI seumur hidup.

Comments
Loading...