Kaleidoskop 2020: Momen Menyedihkan Sepak Bola Dunia

Football5star.com, Indonesia – Tahun 2020 telah berlalu. Banyak momen yang terjadi sepanjang tahun 2020. Tidak terkecuali momen menyedihkan yang membelenggu dunia sepak bola.

Bisa dibilang 2020 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pangkal masalah tentu saja penyebaran covid-19 di seluruh dunia.

Sepak bola, sebagai olahraga yang mengandalkan kerja sama tim jelas jadi yang paling terdampak. Tidak hanya covid-19, kejadian lain yang tak kalah menyedihkannya juga muncul pada 2020. Tak heran jika banyak yang menganggap jika 2020 adalah tahun cobaan.

Football5star telah merangkum lima momen menyedihkan di sepak bola dunia yang terjadi pada tahun 2020:

  • Diego Maradona Meninggal Dunia
Napoli - Maradona - San Paolo - SCMP
SCMP

Dunia sepak bola dibuat menangis oleh berita duka yang tak disangka sebelumnya. Diego Armando Maradona, legenda terbesar Argentina meninggal dunia.

Diego Maradona meninggal pada 25 November lalu. Ia menghembuskan nafas terakhir pada usia 60 tahun akibat serangan jantung. Kepergian El Diego membuat tangis dunia sepak bola pecah.

Seluruh pertandingan di berbagai kompetisi Eropa pun mengheningkan cipta untuk mengenang pahlawan Argentina pada Piala Dunia 1986 itu. Napoli, klub yang dia bawa berjaya pun sampai mengganti nama stadion San Paolo menjadi stadion Diego Armando Maradona.

  • Paolo Rossi Meninggal Dunia
Pahlawan Italia di Piala Dunia 1982, Paolo Rossi, Meninggal Dunia
The Straits Times

Belum habis kesedihan publik sepak bola atas wafatnya Maradona, dunia si kulit bundar kembali dibuat menangis oleh kepergian legenda lainnya. Kali ini Paolo Rossi yang menghadap sang pencipta awal Desember.

Paolo Rossi wafat karena mengidap penyakit kronis yang dia derita beberapa bulan terakhir. Bagi Italia, Rossi adalah pahlawan sejati.

Sempat diragukan, Paolo Rossi menjelma jadi pahlawan Italia pada Piala Dunia 1982. Gelontoran golnya memastikan Gli Azzurri merengkuh gelar Piala Dunia. Tidak Cuma itu, dia juga keluar sebagai top skorer turnamen dengan koleksi enam gol.

  • Covid-19 Lumpuhkan Kompetisi Eropa
Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte menyatakan seluruh pertandingan pekan ke-26 Serie A terancam ditunda bila penyebaran Virus Corona masih tak terkendali.
Getty Images

Seperti yang disinggung di atas, covid-19 menjadi pangkal masalah sepanjang 2020. Virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Cina, Februari lalu, mulai mewabah ke penjuru Eropa pada Maret. Akibatnya kompetisi top Eropa semuanya berhenti.

Mulai dari Serie A, Premier League, LaLiga, Bundesliga, hingga Liga Champions. Bahkan Ligue 1 Prancis dan Eredivisie Belanda harus membatalkan kompetisi 2019-2020 karena kondisi negara yang tidak memungkinkan.

Sampai musim berganti pun, covid-19 tetap menghantui sepak bola. Beberapa kompetisi masih melangsungkan pertandingan tanpa penonton. Yang lebih parah lagi, kemunculan varian baru covid-19 di Inggris membuat Premier League terancam mengalami penundaan lagi.

  • Para Pemain Top Positif Covid-19
Cristiano Ronaldo - Juan Cuadrado - Juventus - Ferencvaros - @juventusfcen
@juventusfcen

Tidak hanya melumpuhkan kompetisi, virus corona juga menghantam banyak pemain top. Dan hampir semua pemain terbaik di kompetisi Eropa sempat dinyatakan positif covid-19.

Di Italia misalnya, ada Cristiano Ronaldo yang positif covid-19. Sang superstar harus menepi hampir sebulan lamanya karena masalah ini. Bahkan dia dibuat frustrasi dengan menyebut “PCR test Bulshit” lantaran dua kali tesnya tetap menunjukkan hasil positif.

Di Spanyol beberapa pemain Real Madrid dan Atletico Madrid turut menjadi korban. Rodrygo Goes dan Eden Hazard di kubu El Real, serta Luis Suarez di kubu Atleti harus menjalani isolasi mandiri.

Cerita serupa juga terjadi di Inggris. Liverpool salah satu yang paling sial karena dua bomber andalan, Sadio Mane dan Mohamed Salah positif covid-19 dalam waktu hampir bersamaan.

  • Cedera Horor Santiago Arias yang Bikin Ngilu
Santiago Arias Menepi Setengah Tahun Akibat Cedera Patah Kaki
goal

Santiago Arias tak pernah membayangkan kariernya yang baru dimulai bersama Bayer Leverkusen musim ini harus berakhir lebih cepat. Padahal saat pertama kali datang ke Leverkusen Agustus lalu ia tampil menjanjikan.

Akan tetapi tugas negara membuyarkan segalanya. Santiago Arias yang memperkuat Kolombia pada kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Conmebol mengalami cedera horor.

Kakinya yang sedang tertekuk usai melakukan tekel ditimpa oleh tubuh pemain Venezuela, Darwin Machis, yang hilang keseimbangan. Arias pun mengalami patah kaki yang cukup parah. Bahkan beberapa pemain di lapangan sampai tak kuasa melihat kondisi kakinya itu.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More