Kalteng Putra Punya Waktu 45 Hari untuk Bayar Gaji atau Kena Hukuman Berat

Football5Star.com – Badan penyelesaian sengketa nasional atau National Dispute Resolution Chamber (NDRC) akhirnya mengancam Kalteng Putra. Mereka memberikan tenggat waktu 45 hari buat Kalteng Putra untuk segera melunasi gajinya.

Instagram tim berjuluk Laskar Isen Mulang itu memang sempat diserang oleh mantan pemainnya yang membela di Liga 1 2019 lalu. Mereka menagih janji manajemen untuk segera melunasi tunggakan gaji yang belum diselesaikan.

Mereka menjadi salah satu dari lima klub yang dianggap belum bisa menyelesaikan tunggakan ke pemain musim lalu. Nah, NDRC sudah memutuskan 25 perkara sengketa tunggakan gaji pemain klub Kalteng Putra di musim 2019.

Gaji Ditunggak, Pemain Kalteng Putra Justru Tak Dapat Respons Manajemen

“Apabila klub tidak membayar dalam waktu 45 hari sejak putusan ini diberitahukan, maka akan diberlakukan ketentuan pasal 24 Bis of Regulations on The Status and Transfer of Playes,” ungkap Chairman First Stage NDRC Indonesia, Amir Burhanuddin dalam laman resmi PSSI.

“Itu berarti Kalteng Putra bisa dihukum berupa larangan pendaftaran pemain baru selama tiga periode transfer baik domestik maupun Internasional,” sambung dia.

Bagi NDRC Indonesia, ini merupakan perkara ketiga yang diselesaikan. Sebelumnya NDRC Indonesia juga sudah menyelesaikan sengketa pemain dengan klub PSPS Pekanbaru dan PSMS Medan

NDRC Indonesia merupakan salah satu dari empat negara dalam pilot project FIFA dalam pengembangan NDRC karena kemampuan Indonesia untuk bangkit setelah sempat aktivitasnya terhenti akibat pembekuan. Tiga negara pilot project lainnya adalah Kosta Rika, Slovakia, dan Malaysia.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More