Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Aksi Solidaritas Fan untuk Perangi Corona

Football5star.com, Indonesia – Hampir semua sendi kehidupan berhenti akibat pandemi corona. Tidak terkecuali sepak bola yang terpaksa menghentikan pertandingannya di banyak negara.

Berbagai kompetisi Eropa seperti Liga Italia, Liga Spanyol, Liga Inggris, Liga Jerman, Liga Prancis, hingga Liga Belanda telah menunda kompetisi hingga April mendatang. Penundaan bahkan bisa saja lebih lama mengingat belum ada tanda-tanda virus akan menghilang dari muka bumi.

Bukan hanya pemain dan klub yang terpukul akibat masalah ini. Fan juga merasakan hal yang sama. Tak ada lagi akhir pekan di stadion. Pun dengan berkumpul dengan rekan sejawat untuk berbicara soal sepak bola atau mempersiapkan aksi terbaik di tribun.

Fan yang merupakan salah satu unsur terpenting di sepak bola tak mau tinggal diam dengan keadaan. Berbagai upaya mereka lakukan untuk memerangi virus corona. Mulai dari memberikan sumbangan, atau hanya sekadar dukungan moral.

Untuk itu, Football5star telah merangkum lima aksi solidaritas suporter untuk perangi corona:

  • Sumbangan Fan Atalanta

Atalanta bisa dikatakan sebagai klub yang paling terpukul akibat corona. Bagaimana tidak, kota asal mereka, Bergamo, kini jadi kota yang paling banyak menelan korban jiwa di Italia.

Hingga saat ini, tercatat 533 orang meninggal di Bergamo akibat pandemi corona. Melihat peristiwa memilukan ini, para supoter Atalanta pun langsung turun tangan.

Dua kelompok suporter mereka, Nord Curva dan Asosiasi Suporter Atalanta (ATA) memberi sumbangan sebesar 40 ribu euro untuk rumah sakit di Bergamo. Dana tersebut berasal dari pengembalian uang tiket laga Valencia vs Atalanta yang berlangsung tanpa penonton.

  • Fan Dortmund Terima Jasa Antar Barang
dortmund-faz-faz.net
faz-faz.net

Bantuan untuk mengurangi penderitaan akibat corona tidak hanya melalui uang saja. Banyak cara yang bisa dilakukan suporter sepak bola untuk terjun langsung meringankan penderitaan orang-orang yang terdampak virus corona.

Salah satunya seperti yang dilakukan fan Borussia Dortmund. Mereka menawarkan jasa antar barang untuk meringankan beban orang-orang yang kena imbas virus mematikan itu.

“Penting untuk menunjukkan solidaritas dan memikul tanggung jawab. Kami ingin membantu orang-orang yang termasuk dalam kelompok berisiko corona. Kami berusaha membantu di seluruh wilayah Dortund dari jam 11.00 sampai 17.00. Kami menawarkan untuk membawa barang belanjaan Anda atau layanan lainnya,” demikian pernyataan fan Der Borussen yang tergabung dalam The Sudtribune Dortmund.

  • Bantuan Makanan Fan Wydad Casablanca
wydad casablanca
@101ULTRAS

Virus corona tidak hanya mewabah di Eropa dan Asia. Benua Afrika juga tak luput dari virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Cina, tersebut.

Suporter dari salah satu klub terpandang di benua Afrika, Wydad Casablanca, tidak mau ketinggalan untuk membantu sesama selama momen mengerikan ini.

Ratusan fan berkumpul di pusat kota Casablanca, Maroko, untuk membagikan makanan dan kebutuhan sehari-hari lainnya kepada warga setempat. Cara ini dilakukan karena pemerintah Maroko melarang warganya keluar rumah.

  • Dukungan Ultras PSG untuk Petugas Medis

Apa yang dilakukan fan Matosinhos juga dilakukan ultras Paris Saint-Germain. Mereka juga membentangkan spanduk dukungan di depan rumah sakit yang ada di Paris.

“Terlalu sering dilupakan, pahlawan masyarakat kita. Terima kasih untuk pekerja rumah sakit,” tulis mereka. Apa yang dilakukan ultras PSG ini hanya berjarak tiga hari setelah mereka berpesta untuk merayakan kelolosan Les Parisien ke perempat final Liga Champions.

Kendati laga tersebut berlangsung tanpa penonton, ribuan fan tetap mendatangi Parc des Princes. Mereka bernyanyi dan menyalakan flare di luar stadion.

  • Fan Lech Poznan Bantu Rumah Sakit

Fan klub Polandia, Lech Poznan, punya cara berbeda untuk melawan corona. Mereka menyuplai obat-obatan di salah satu rumah sakit yang ada di Poznan, Polandia, dan membantu petugas medis di sana.

Tidak sampai di situ, mereka juga mengajak fan dari klub lain untuk turut serta membantu untuk mengatasi virus mematikan ini. Apalagi di Polandia saat ini sudah terdapat 58 kasus positif corona.

Aksi dari para suporter ini jadi bukti sekeras apa pun mereka, masalah kemanusiaan tetap di atas segalanya. Selama ini, mereka dikenal kerap membuat onar dan jadi sasaran kesalahan. Tapi, untuk urusan kemanusian, para suporterlah yang selalu berdiri di garda terdepan.