Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Anak Legenda Kelahiran 2002 yang Tekuni Sepak Bola

Football5Star.com, Indonesia – Belakangan ini mulai bermunculan pemain-pemain muda yang merupakan anak legenda. Dari Justin Kluivert, Federico Chiesa, Giovanni Simeone, hingga Daniel Maldini mulai mencuat ke permukaan.

Satu hal yang menarik, ada beberapa anak legenda yang lahir pada tahun yang sama. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 anak legenda kelahiran 2002 yang juga menekuni sepak bola seperti ayah mereka. Kamu pasti gak tahu beberapa di antara mereka.

Giovanni Reyna

Giovanni Reyna mulai mengemuka di Borussia Dortmund.
thetimes.co.uk

Kejutan besar disajikan Lucien Favre saat Borussia Dortmund melawat ke kandang Augsburg. Ketika pertandingan memasuki menit ke-72, dia memasukkan Giovanni Reyna dengan menarik keluar Thorgan Hazard. Langkah itu mengejutkan karena Reyna baru berumur 17 tahun.

Giovanni Reyna adalah anak legenda sepak bola Amerika Serikat, Claudio Reyna. Dia lahir di Sunderland, Inggris, pada 13 November 2002. Fakta ini membuat dia dikabarkan jadi bidikan timnas Inggris walaupun saat ini telah memperkuat timnas junior Amerika Serikat.

Theo Zidane

Theo Zidane sekarang membela Real Madrid.
elespanol.com

Seperti dua kakaknya, Enzo dan Luca, Theo Zidane adalah anak legenda Prancis yang kini melatih Real Madrid, Zinedine Zidane. Seperti sang ayah, dia berposisi sebagai gelandang dan punya tubuh menjulang. Tingginya saat ini 193 cm.

Theo Zidane pada musim ini tercatat sebagai anggota skuat tim U-19 Real Madrid. Pemain kelahiran Marseille, Prancis, 18 Mei 2002 ini baru dipromosikan dari tim U-18 pada awal musim 2019-20 dan disebut-sebut sebagai calon bintang baru Los Blancos.

Etienne Eto’o

Etienne Etoó berada di bawah panji Real Mallorca.
afriquesports.net

Nama lengkapnya Etienne Eto’o Pineda. Dari namanya sudah bisa diterka, dia adalah anak legenda Kamreun dan Afrika, Samuel Eto’o. Dia menimba ilmu di Real Mallorca, tapi pada November tahun lalu dilepas ke tim U-19 Atletico Baleares.

Striker kelahiran 18 Agustus 2002 ini menghadapi kenyataan pahit karena belum bisa membela tanah leluhurnya, Kamerun. Gara-gara tak aktif bermain di negerinya, Etienne tak boleh membela timnas U-15 dan U-17 Kamerun.

Andri Gudjohnsen

Andri Gudjohnsen harapan lini depan Real Madrid.
elespanol.com

Andri Gudjohnsen sempat jadi perhatian publik sepak bola Indonesia saat tim U-18 Real Madrid melawat pada Desember 2019. Saat Los Blancos menang 5-4 atas Tim All Star U-20 Indonesia, anak legenda Islandia, Eidur Gudjohnsen, itu ikut membuat gol.

Ada hal unik pada diri Andri Gudjohnsen. Dia lahir di London, Inggris, pada 29 Januari 2002. Kala itu, sang ayah tengah membela Chelsea. Lalu, dia mulai menimba ilmu sepak bola di La Masia, akademi Barcelona. Namun, sang striker lantas hijrah ke Espanyol dan kemudian Real Madrid yang merupakan rival El Barca.

Francisco Conceicao

Francisco Conceicao jadi talenta di FC Porto.
dn.pt

Francisco Conceicao digadang-gadang sebagai the next big thing Portugal di sepak bola. Saat ini, pemain kelahiran 14 Desember 2002 itu tercatat membela tim U-19 FC Porto dan tampil dalam ajang UEFA Youth League. Skill apiknya membuat dia disebut sebagai titisan Lionel Messi.

Chico, panggilan Francisco, adalah anak kandung legenda Portugal yang kini melatih FC Porto, Sergio Conceicao. Sang ayah tercatat enam tahun berkiprah di Serie A dengan membela Lazio, Parma, dan Inter Milan. Salah satu catatan paling diingat adalah saat mencetak hat-trick bagi timnas Portugal saat melawan Jerman di Piala Eropa 2000.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More