Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Fakta Amadeo Carrizo, Kiper Revolusioner Argentina

Football5Star.com, Indonesia – Akhir pekan lalu, River Plate dilanda duka. Kiper legendaris klub Argentina itu, Amadeo Carrizo, meninggal dunia pada Jumat (20/3/2020). Carrizo tutup usai dalam umur 93 tahun setelah sepuluh hari dirawat di rumah sakit.

Amadeo Carrizo mungkin kurang akrab di telinga para pencinta sepak bola sekarang. Padahal, dialah sosok kiper luar biasa pada masanya dan diakui sebagai pionir kiper modern yang tak hanya fokus menghalau tembakan pemain lawan.

Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 fakta istimewa tentang Carrizo yang kamu pasti gak tahu.

Tersering Main untuk River Plate

Amadeo Carrizo adalah pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di River Plate.
vanguardia.com.mx

Hingga meninggal dunia, ada satu rekor yang masih dipegang Amadeo Carrizo. Itu adalah jumlah penampilan terbanyak bersama River Plate. Total, dari 1945 hingga 1968, dia tampil dalam 520 laga. Dia unggul lima laga atas striker Angel Labruna yang memperkuat Los Millonarios pada 1939 hingga 1959.

Carrizo menjalani trial di River Plate saat berumur 16 tahun. Saat itu, dia harus menempuh perjalanan 15 jam dengan bus dari kampung halamannya, Rufino. Begitu selesai trial, dia diminta tak pulang. “Katakan kepada seseorang untuk menyampaikan kepada ayahmu bahwa kamu tetap tinggal di sini,” kisah Carrizo kepada El Grafico seperti dikutip Football5Star.com dari Toda Noticias.

Pionir Kiper Bersarung Tangan

Carrizo jadi kiper Argentina pertama yang mengenakan sarung tangan.
clarin.com

Pada zaman dahulu, menjadi kiper adalah tantangan berat. Pasalnya, dia harus menghalau bola yang meluncur ke gawangnya dengan tangan telanjang. Amadeo Carrizo melakukan revolusi dengan tampil bersarung tangan. Di Argentina, dialah sang pionir ketika melakukannya pada 1957.

Tentu saja sarung tangan yang dipakai Carrizo saat itu sangat berbeda dari zaman sekarang. Bukan sarung tangan lateks dengan teknologi tinggi, melainkan sarung tangan kain biasa. Namun, setidaknya, itu mengurangi rasa sakit ketika harus menepis bola yang meluncur keras.

Bantu Serangan dari Awal

Amadeo Carrizo dikenal sebagai kiper yang tak melulu fokus menahan serangan lawan.
pinterest.com

Manuel Neuer, Pascal Olmeta, hingga Rene Higuita dikenal sebagai kiper yang tak ortodoks. Mereka berani memainkan bola dan menggiringnya di luar kotak penalti. Namun, mereka bukanlah yang pertama melakukan hal itu. Amadeo Carrizo lebih dulu tampil sebagai kiper modern.

Carrizo dikenal sebagai kiper yang gemar menggiring bola keluar dari kotak penaltinya. Itu dilakukan karena dia tak suka melempar bola jauh-jauh. “Saya tak suka melemparkan bola. Untungnya, tak ada yang mampu merebut saat saya menggiring bola,” kata dia.

Berdiri di Pagar Betis

Carrizo lebih suka berada di pagar betis ketimbang di gawangnya saat tendangan bebas.
clarin.com

Selain tak suka melemparkan bola, ada hal “gila” lain yang dilakukan Amadeo Carrizo. Saat menghadapi tendangan bebas lawan di luar kotak penalti, dia justru meninggalkan gawangnya. Dia lebih memilih berada di pagar betis.

Mengenai hal itu, Carrizo berdalih, “Jika tetap berada di belakang, saya itu idiot. Di sana, Anda tak akan bisa melihat apa pun (karena terhalang pagar betis pemain).”

Hari Kiper Nasional Argentina

Selain piawai menangkap bola, Amadeo Carrizo juga pandai mendribelnya.
elcancha.cl

Kehebatan Amadeo Carrizo diakui oleh banyak pihak. IFFHS menobatkan dia debagai kiper terbaik Amerika Selatan pada abad ke-20. Di negerinya, dia pun mendapatkan penghormatan khusus. Hari lahirnya dijadikan salah satu hari nasional.

Sejak 2011, di Argentina dikenal adanya Hari Kiper Nasional. Hari itu diperingati setiap 12 Juni. Sudah dapat diterka, tanggal itu adalah hari ulang tahun Carrizo. Tepatnya, kiper revolusioner itu lahir pada 12 Juni 1926.