Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Fakta Club Brugge, Juara Pertama di Tengah Pandemi Corona

Football5star.com, Indonesia – Otoritas sepak bola Belgia pada Kamis (2/4/2020) waktu setempat memutuskan untuk tidak melanjutkan kompetisi Liga Jupiler 2019/20 akibat pandemi virus corona. Club Brugge pun dinobatkan sebagai juara kompetisi musim ini.

“Dewan Direksi secara mutlak memutuskan tidak memungkinkan melanjutkan kompetisi setelah 30 Juni. Berdasarkan sejumlah pertimbangan, Dewan Direksi memformulasikan rekomendasi kepada Rapat Umum untuk tidak melanjutkan musim 2019/2020 dan menerima posisi Liga Pro Jupiler saat ini sebagai hasil akhir,” tulis pernyataan dewan direktur Liga Pro Jupiler.

Keputusan ini diambil setelah dewan liga bertemua dengan 24 klub dari dua divisi, di mana 17 tim sepakat menghentikan kompetisi. Namun laporan dari Sky Sports menyebutkan bahwa keputusan ini akan disahkan pada 15 April mendatang.

Kompetisi Liga Pro Jupiler sendiri memiliki dua siste, yakni reguler dan play off. Di musim reguler yang hanya menyisakan satu pertandingan, Club Brugge berada di puncak klasemen dengan keunggulan 15 poin dari Gent.

Seperti apa rekam jejak anak asuh Philippe Clement ini di musim ini dan seperti apa fakta-fakta menarik tentang klub yang berdiri pada 1819 silam tersebut? Kamu pasti gak tahu! 5 fakta menarik klub ini untuk pembaca setia Football5star.com

Mens Sana in Corpore Sano

Ungkapan bahasa latin, Mens sana in corpore sano atau yang berarti dalam pikiran sehat ada tubuh yang sehat merupakan ungkapan familiar bagi masyarakat Indonesia. Ungkapan latin ini juga yang menjadi logo saat Club Brugge pertama kali dibentuk.

Dikutip Football5star.com dari halaman resmi klub, pada 1890 siswa dari sekolah Katolik Broeders Xaverianen dan Koninklijk Atheneum sepakat untuk membentuk tim sepak bola di Bruges. Ungkapan latin ini kemudian yang dipilih para siswa ini ketika membentuk Club Brugge.

Club Brugge - Liga Belgia - @clubbrugge 2
instagram.com/clubbrugge

Satu tahun kemudian tim sepak bola ini baru diberi nama, Brugsche FC. Klub ini sendiri berdiri beberapa tahun sebelum federasi sepak bola Belgia dibentuk. Club Brugge juga menjadi salah satu klub penggagas berdiri federasi sepak bola Belgia pada 1895.

Club Brugge baru mendapatkan gelar pertama mereka pada musim 1919/20. Saat itu, mereka sukses menjadi juara Liga Belgia. Di musim-musim sebelumnya, mereka selalu menjadi runner up di bawah F.C. Liégeois.

Salah satu klub tertua di Eropa

CLub Brugge juga tercatat menjadi salah satu klub tertua di Eropa. Club Brugge lebih tua dibandingkan dengan Ajax, Juventus, Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munich. Klub ini juga sudah bermain di kasta tertinggi Liga Belgia sejak 1959.

Klub ini juga tim yang paling sukses di ajang Piala Belgia dengan mengoleksi 11 gelar. Sedangkan untuk juara Liga Belgia, Club Brugge sudah mengoleksi 16 gelar juara termasuk juara di musim ini.

Selama berkompetisi di Eropa, klub ini tercatat mengoleksi 200 kemenangan. Sayangnya mereka belum pernah menjadi juara. Prestasi tertinggi mereka adalah menjadi runner up Liga Champions 1977/78 dan Piala Europa 1975/76.

Stadion Jan Breydel

Club Brugge pada awal berdiri bermarkas di Stadion Albert Dyserynck. Nama stadion pertama Brugge diambil dari nama pemimpin pertama mereka, Albert Dyserynck. Namun pada 1975, Brugge pindah markas.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Fakta Club Brugge, Juara Pertama di Tengah Pandemi Corona2
media.nu.nl

Dari 1975 hingga saat ini, Club Brugge bermarkas di Stadion Jan Breydel. Ada satu cerita menarik dari penamaan stadion ini. Pihak klub memilih nama Jan Breydel sebagai bentuk penghormatan pada sosok ini.

Siapa Jan Breydel? Ia adalah seorang tukang daging yang memimpin pemberontakn revolusi melawan penguasa Prancis pada 1300. Brugge sendiri berbagi stadion ini dengan klub lokal, Cercle Brugge. Stadion Jan Breydel sendiri berkapasitas 29 ribu tempat duduk.

Penghormatan untuk supoter

Club Brugge juga dianggap sebagai klub di Belgia yang memiliki suporter paling banyak. Hal itu bisa terlihat dari presentase kehadiran para suporter di Stadion Jan Breydel. Data resmi klub menyebutkan bahwa mereka memiliki 10ribu suporter yang terdaftar di organisasi suporter Brugge.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Fakta Club Brugge, Juara Pertama di Tengah Pandemi Corona
voetbalbelgie

Supportersfederatie Club Brugge KV merupakan organisasi suporter yang diakui oleh pihak klub dan sudah berdiri sejak 1967. Sebagai bentuk penghormatan kepada pihak suporter, Brugge tidak memberikan nomor punggung ke-12 kepada pemainnya.

Menurut pihak klub, nomor 12 adalah nomor yang hanya bisa diberikan kepada para suporter sebagai pemain ke-12 saat Club Brugee bertanding di lapangan.

Dirumorkan tertarik pada Saddil Ramdani

Pada awal Januari 2020, Club Brugge sempat menarik perhatian publik sepak bola nasional. Klub ini disebutkan tertarik pada pemain timnas Indonesia, Saddil Ramdani.

Reaksi Bhayangkara FC Ketika Tahu Saddil Ramdani Dipolisikan
Bhayangkara-Footballclub

Seperti dikutip Football5Star.com dari laman voetbalbelgie.be, Saddil Ramdani menjadi salah satu opsi yang bisa didatangkan Club Brugge untuk menggantikan Amadou Sagna.

Meski demikian, Saddil bukanlah satu-satunya pemain yang masuk ke dalam radar incaran Brugge. Dari posisi striker, nama-nama pemain top seperti Igor De Camargo dan Christian Benteke juga masuk ke dalam daftar incaran mereka.