Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Fakta Juventus, Sang Juara Liga Italia 2019-20

Football5Star.com, Indonesia – Kompetisi Serie A Liga Italia musim 2019-20 resmi berakhir. Juventus kembali keluar menjadi juara. Laga terakhir yang juga menjadi momen presentasi pengangkatan piala Juve sedikit ternoda karena mereka kalah melawan AS Roma 3-1, (2/8/20). Tapi untungnya mereka sudah mengamankan gelar juara pada pekan ke-36 saat mengalahkan Sampdoria 2-0.

Keberhasilan Juventus menjadi juara musim ini banyak memunculkan fakta menarik. Berikut Football5Star.com sajikan daftarnya.

Juara 9 Musim Beruntun, dan Juara 36 Kali Apa 38 Kali?

Juventus berhasil meraih Scudetto selama 9 musim beruntun dimulai dari musim 2011-12. Perolehan ini juga merupakan juara beruntun terbanyak di 5 liga top Eropa.

Bianconeri juga berhasil menjadi juara 36 kali. Perolehan itu sama dengan perolehan total Scudetto Inter dan AC Milan jadi satu. Tapi, Juve tetap mengakui bahwa mereka mendapatkan Scudetto yang ke-38. Seperti yang diketahui, dua gelar Juve pada musim 2004-05 dan 2005-06 dicabut karena kasus Calciopoli.

Juara “Terburuk”

Walaupun menjadi juara, Bianconeri bukan menjadi tim yang paling banyak mencetak gol. Perolehan gol mereka (76) kalah jauh dengan Atalanta yang mencetak 98 gol. Bahkan total ada 4 tim yang mencetak gol lebih banyak, selain Atalanta ada Inter (81), Lazio (79), dan AS Roma (77).

Bukan hanya itu, mereka juga bukan menjadi tim yang paling sedikit kebobolan. Total kebobolan Bianconeri (43) lebih banyak daripada Inter (36) dan Lazio (42). Dengan begitu mereka adalah tim juara pertama sejak AC Milan di musim 2003-04 yang gagal mencetak gol terbanyak sekaligus kebobolan paling sedikit.

Selisih Poin dan Perolehan Poin Terendah Selama 9 Musim

Hasil Juventus vs Inter Il Bianconeri Menang Dalam Kesunyian
@inter

Dalam 9 musim dominasinya di Serie A, musim ini adalah musim terburuk Juve dalam perolehan poin. Mereka hanya mengumpulkan 83 poin. Perolehan itu lebih sedikit daripada pada musim 2011-12 (84), musim di mana merka memulai dominasi 9 musim beruntun.

Bukan hanya perolehan poin, dalam 9 musimnya musim ini Juventus juga memiliki selisih poin paling sedikit dari posisi kedua. Ya, mereka hanya berselisih satu poin saja dari Inter yang berada di posisi kedua. Sebelumnya Bianconeri selalu memiliki selisih minimal 4 poin dari posisi kedua (2011-12, 2016-17, 2017-18).

Rekor Gol Cristiano Ronaldo

Di musim keduanya, Cristiano Ronaldo berhasil mencetak 31 gol. Dalam sejarah Juventus hanya ada satu pemain yang mencetak gol lebih dari itu dalam satu musim di Serie A, yaitu Felice Borel di tahun 1933-34 dengan mencetak 32 gol.

Rekor Maurizio Sarri

Maurizio Sarri berhasil gelar liga pertamanya setelah menjadi pelatih selama 30 tahun. Dia juga menjadi pelatih tertua yang bisa meraih Scudetto, 61 tahun, 198 hari. Mengalahkan Nils Liedholdm yang membawa AS Roma juara pada 1982-83 di usia 60 tahun 2019 hari.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More