Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Fakta Menarik Radomir Antic di Liga Spanyol

Football5Star.com, Indonesia – Senin (6/4/2020), duka kembali melanda dunia sepak bola. Radomir Antic, pelatih legendaris Atletico Madrid, mengembuskan napas terakhir karena sakit pada umur 71 tahun. Ucapan duka dan lantunan doa pun terlontar bagi sosok yang dikenal baik itu.

Radomir Antic memang tak sepopuler Johan Cruyff atau Pep Guardiola. Padahal, dia sebenarnya sosok luar biasa dan istimewa. Mengenang kepergiannya, Football5Star.com berikut ini menyajikan 5 fakta menarik terkait Antic yang kamu pasti gak tahu.

Latih Barcelona dan Duo Madrid

eldesmarque.com

Satu hal yang membedakan Radomir Antic dari para pelatih lain yang pernah berkiprah di Liga Spanyol adalah keberhasilannya menangani Barcelona, Real Madrid, dan Atletico Madrid. Hingga kini, dialah satu-satunya pelatih yang pernah menangani tiga klub tersebut.

Antic menangani Real Madrid pada 1990-91 hingga 1991-92. Pada 1994-95, dia didapuk sebagai pelatih Atletico Madrid dan bertahan hingga 1999-00. Adapun Barcelona ditangani pelatih asal Serbia ini pada paruh kedua musim 2002-03.

Double Winners Bersama Atletico

marca.com

Prestasi terbaik Radomir Antic adalah membawa Atletico Madrid juara LaLiga dan Copa del Rey musim 1995-96. Double winners ini jadi catatan paling spesial.

Di Atletico Madrid, Antic adalah satu-satunya pelatih yang sanggup menjuarai LaLiga dan Copa del Rey pada satu musim. Prestasi ini tak dapat disamai para pelatih lain, termasuk Diego Simeone, pelatih Los Rojiblancos saat ini.

Pertahankan Tradisi Pelatih Yugoslavia

mundodeportivo.com

Terkait double winners yang diraih bersama Atletico Madrid pada 1995-96, Radomir Antic juga menorehkan satu catatan khusus. Prestasi itu mempertahankan tradisi pelatih asal (eks) Yugoslavia di Liga Spanyol. Dari para pelatih yang mampu juara, pasti selalu meraih double winners.

Sebelum Antic, ada dua sosok pelatih asal (eks) Yugoslavia yang juga merebut double winners. Sosok pertama adalah Milan Miljanic. Dia membawa Real Madrid juara LaLiga dan Copa del Rey 1974-75. Adapun sosok kedua adalah Vujadin Boskov, juga bersama Madrid, pada 1979-80.

Dipecat Saat Pimpin Klasemen

eldesmarque.com

Saat menangani Real Madrid, Radomir Antic mendapatkan perlakuan tak mengenakkan. Datang sebagai Alfredo Di Stefano, dia dituntut membawa Los Blancos menantang Barcelona yang tengah bagus-bagusnya. Dia mampu mewujudkan hal itu, tapi lantas dilengserkan.

Sepuluh bulan bertugas, Antic membawa Madrid berada di puncak klasemen dengan keunggulan tiga poin atas Barcelona. Namun, setelah kemenangan 2-1 atas Tenerife, dia didepak. Gara-garanya, presiden klub menilai permainan timnya membosankan. Pada akhirnya Los Blancos gagal juara.

Selamatkan Barcelona

fcbarcelona.com

Meskipun hanya setengah musim di Camp Nou, sosok Radomir Antic tetap dikenang para fan Barcelona. Pasalnya, dia mampu menyelamatkan El Barca dari keterpurukan luar biasa. Dia membawa klub itu dari posisi ke-15 ke posisi ke-6 pada akhir musim 2002-03.

Radomir Antic datang sebagai pengganti Louis van Gaal pada awal Februari 2003. Kala itu, Barcelona berada di posisi ke-15 dengan 23 poin dari 20 pertandingan. Mereka hanya unggul 3 poin dari tim yang berada di zona degradasi. Bersama Antic, El Barca merangsek naik dan finis di posisi ke-6 dengan raihan 56 poin. Total, dia memberikan 36 poin dalam 18 laga.

Atletico MadridBarcelonaKamu Pasti Gak Tahu!LaLigaLiga SpanyolRadomir AnticReal Madrid