Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Fakta Menarik Top Skorer Liga Inggris 2019-20

Football5Star.com, Indonesia – Pentas Premier League 2019-20 resmi berakhir. Selain Liverpool menjadi juara, Jamie Vardy tampil sebagai pemain tersubur. Dalam perburuan gelar top skorer Liga Inggris 2019-20, Vardy dengan 23 gol unggul satu gol atas Pierre-Emerick Aubameyang dan Danny Ings.

Sejumlah fakta menarik pun mengiringi keberhasilan Vardy menjadi top skorer Liga Inggris 2019-20. Bukan hanya bagi klubnya, Leicester City, kesuksesan tersebut juga membuat Vardy menorehkan tinta emas pada pentas Premier League.

Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 fakta menarik yang mengiringi kesuksesan Jamie Vardy sebagai pemain tersubur Premier League musim ini.

1. Jamie Vardy Pecahkan Rekor Didier Drogba

Rekor Didier Drogba sebagai top skorer Liga Inggris tertua dipecahkan Jamie Vardy.
Getty Images

Tampil sebagai top skorer Liga Inggris 2019-20 dalam umur 33 tahun, Jamie Vardy menorehkan catatan emas. Dia kini tercatat sebagai pemain tertua yang mampu meraih sepatu emas Premier League.

Vardy melewati rekor milik striker legendaris Chelsea asal Pantai Gading, Didier Drogba. Pada musim 2009-10, Drogba menjadi top skorer Premier League dalam umur 32 tahun. Saat itu, dia tampil sebagai pemain tersubur dengan torehan 29 gol.

2. Pemain Leicester Pertama Setelah Gary Lineker

Kerry Dixon dan Gary Lineker meraih golden boot Liga Inggris.
doncasterroversfc.co.uk

Kesuksesan Jamie Vardy menjadi top skorer Liga Inggris 2019-20 adalah catatan tersendiri bagi Leicester City. Pada era Premier League, dialah pemain pertama yang meraih sepatu emas bersama The Foxes. Pada 2015-16, dia gagal karena hanya beraad di posisi kedua.

Sebelum Vardy, pemain terakhir yang menjadi top skorer Liga Inggris adalah Gary Lineker. Itu terjadi sudah sangat lama, yakni pada 1984-85. Lineker tampil sebagai pemain tersubur Liga Inggris dengan torehan 24 gol bersama striker Chelsea, Kerry Dixon.

3. Pemain Lokal Kedua dalam Dua Dekade

Harry Kane adalah satu-satunya pemain lokal Inggris yang jadi pemain tersubur Premier League sebelum Vardy.
independent.co.uk

Pemain asing sangat mendominasi daftar top skorer Liga Inggris dalam dua dekade terakhir. Jamie Vardy adalah pemain Inggris kedua yang mampu merebut sepatu emas Premier League. Sebelumnya, sejak 2000-02, hanya Harry Kane yang mampu menembus dominasi para pemain asing tersebut.

Kane tercatat dua kali menjadi top skorer Premier League. Dia melakukannya secara beruntun bersama Tottenham Hotspur pada musim 2015-16 dan 2016-17. Pada 2015-16, Kane dengan torehan 25 gol unggul satu gol dari Vardy dan Sergio Aguero.

4. Lagi-Lagi Bukan Pemain Tim Juara

Robin van Persie jadi pemain terakhir yang menjadi top skorer sekaligus juara Liga Inggris.
manchestereveningnews.co.uk

Kesuksesan Jamie Vardy tampil sebagai top skorer Liga Inggris 2019-20 membuat satu tradisi unik tetap terjaga. Dalam sembilan musim terakhir, gelar pemain tersubur selalu diraih pemain yang tak berasal dari tim juara Premier League. Posisi tertinggi top skorer hanyalah runner-up.

Pemain terakhir yang menjadi top skorer Premier League sekaligus juara adalah Robin van Persie. Striker asal Belanda itu melakukannya bersama Manchester United pada 2012-13 dengan koleksi 26 gol. Setelah itu, gelar tersebut selalu diraih pemain yang tak berasal dari tim juara.

5. Mohamed Salah Gagal Hat-trick

Mohamed Salah gagal mencetak hat-trick top skorer Premier League.
kingfut.com

Sukses Jamie Vardy adalah duka bagi Mohamed Salah. Kegagalan tampil sebagai top skorer Liga Inggris 2019-20 membuat striker asal Mesir tersebut gagal membukukan hat-trick. Sebelumnya, dia secara beruntun jadi pemain tersubur pada 2017-18 dan 2018-19.

Tiga kali beruntun menjadi top skorer Liga Inggris adalah hal langka. Pemain terakhir yang mampu melakukannya adalah Thierry Henry bersama Arsenal pada 2003-04 hingga 2005-06. Adapun para pemain lain yang melakukan hal tersebut adalah Alan Shearer (1994-95 hingga 1996-97) dan Jimmy Greaves (1962-64 hingga 1965-66).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More