Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Fakta Saarbruecken, Sensasi di DFB Pokal

Football5Star.com, Indonesia – Sensasi besar dibuat 1.FC Saarbruecken pada ajang DFB Pokal. Rabu (4/3/2020) dini hari WIB, Daniel Batz dkk. lolos ke semifinal berkat kemenangan 7-6 pada adu penalti atas Fortuna Duesseldorf setelah imbang 1-1 selama 120 menit.

Ada banyak catatan unik yang mewarnai Saarbruecken. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 fakta yang sepertinya kamu pasti gak tahu.

Sempat Main di Liga Prancis

Saarbruecken saat tampil di Ligue 2 Prancis.
amiensfootbraun.wordpress.com

Meskipun berasal dari Jerman, Saarbruecken sempat berlaga di Liga Prancis. Hal itu terjadi setelah Perang Dunia II. Saarland saat itu dikuasai oleh Prancis. Tak ayal, mereka pun dikeluarkan dari Liga Jerman.

Tak dapat berlaga di Liga Jerman, Saarbruecken membuat langkah kontroversial. Berbeda dari klub-klub lain, mereka memilih berlaga di Divisi II Liga Prancis. Pada 1949, mereka tampil sebagai juara. Namun, mereka tak dapat promosi karena ditentang sejumlah klub Prancis.

Hampir Gagalkan Timnas Jerman ke Piala Dunia 1954

Timnas Saarland hampir menggagalkan Jerman Barat ke Piala Dunia 1954.
volksfreund.de

Setelah Perang Dunia II, Saarland jadi koloni Prancis. Namun, dalam urusan olahraga, mereka berdiri sendiri. Dari sinilah muncul timnas Saarland yang sebagian besar pemainnya berasal dari Saarbruecken. Pada 1952, tim ini dilatih Helmut Schoen yang kemudian mengantar Jerman Barat juara Piala Dunia 1974.

Keberadaan timnas Saarland memang hanya seumur jagung. Namun, mereka sempat memukau saat tampil pada Kualifikasi Piala Dunia 1954. Mereka hampir menggagalkan timnas Jerman Barat ke Swiss andai saja menang saat bertemu pada laga terakhir. Mereka kalah 1-3, tapi dipuji banyak pihak. Pelatih timnas Hungaria, Gustav Szebes, menyebut Saarland tampil jauh lebih baik pada laga itu.

Lahirkan Bomber Hebat Timnas Jerman

Edmund Conen asli didikan klub asal Saarland.
kicker.de

Banyak pemain yang telah dilahirkan Saarbruecken. Salah satu yang paling populer adalah Edmund Conen. Pada dekade 1930-an, dia adalah penyerang andalan timnas Jerman. Dari 1934 hingga 1942, dia mencetak 27 gol dalam 28 caps bersama Die Mannschaft. Dia bergabung dengan Saarbruecken dari 1928 hingga 1935.

Nama Edmund Conen mengemuka pada Piala Dunia 1934. Membawa Jerman finis di posisi ketiga, dia mengemas 4 gol. Tiga di antaranya ke gawang Belgia saat Die Mannschaft menang 5-2. Dia merupakan pemain Jerman pertama yang mencetak hat-trick pada pentas Piala Dunia.

Batu Loncatan Felix Magath

Felix Magath sempat memperkuat Saarbrucken sebelum jadi legenda Hamburg.
sport1.de

Satu pemain terkemuka lain yang juga pernah membela Saarbruecken adalah Felix Magath. Berbeda dari Edmund Conen, dia hanya meniti karier profesional di klub ini. Dia berada di klub itu dari 1974 hingga 1976 dengan tampil dalam 76 laga dan mencetak 29 gol.

Saarbruecken jadi semacam batu loncatan dalam karier gelandang yang lantas jadi andalan timnas Jerman Barat itu. Pada 1976, dia direkrut klub Bundesliga 1, Hamburger SV. Di klub inilah dia lantas mengemuka dan jadi bintang. Hanya setahun setelah membela Hamburg, dia melakukan debut bersama timnas Jerman Barat.

Pernah Diperkuat Legenda Thailand

Witthaya Laohakul sempat membawa Saarbruecken promosi dari Oberliga Suedwest ke Bundesliga 2.
Imago

Menelusur sejarah Saarbruecken, ternyata ada singgungan dengan sepak bola Asia Tenggara. Pasalnya, klub ini pernah diperkuat pemain legendaris Thailand. Dia adalah Witthaya Laohakul pada 1982 hingga 1984. Total, dia tampil dalam 54 laga dan mencetak 7 gol.

Saarbruecken jadi klub yang menyelamatkan karier Witthaya Laohakul. Setelah gagal bersinar bersama Hertha Berlin pada 1979-81, dia bergabung dengan klub asal Saarland yang saat itu berkutat di Oberliga Suedwest. Kiprahnya lebih bagus. Pada 1982-83, dia bahkan mampu membawa klubnya promosi ke Bundesliga 2.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More