Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Fakta Tentang Revierderby, Derbi Terpanas di Jerman

Football5Star.com, Indonesia – Revierderby atau derby lembah Ruhr antara Schalke 04 vs Borussia Dortmund seharusnya tersaji pada pekan ke-26 Bundesliga (14/3/2020) sebelum ditunda karena virus corona.

Tapi memang derby ini merupakan salah satu derby terpanas di Eropa, bahkan melebihi Der Klasiker Bayern Munich vs Borussia Dortmund. Derby ini bukan hanya persaingan dalam lapangan, tetapi juga diluar lapangan. Ini dikarenakan kedua kota tempat Schalke dan Dortmund berasal memang sudah bersaing sejak dulu.

Apa saja fakta tentang derby lembah Ruhr ini? berikut Football5Star.com sajikan faktanya

Batu Bara vs Baja

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Fakta Tentang Derby Lembah Ruhr
Daily Mail

Kawasan lembah Ruhr atau masyarakat setempat biasa menyebutnya Revier, merupakan kawasan industri yang terletak pada region North-Rhine Westphalia.

Kota Gelsenkirchen, tempat Schalke berasal, merupakan kota pertambangan batu bara terbesar di Jerman sejak tahun 1840. Mayoritas pendukung atau bahkan pemain Schalke sendiri merupakan seorang penambang batu bara.

Saking identiknya dengan penambang, julukan Schalke sendiri Die Knappen secara harafiah artinya penambang. Tunnel pemain di Veltins-Arena-pun dibuat seperti berada dibawah area penambangan untuk menghormati sejarah mereka.

Sedangkan kota Dortmund merupakan kota penghasil baja terbesar di Jerman. Mayoritas pendukung Dortmund merupakan buruh pabrik baja yang ada di kota Dortmund. Jadi permusuhan antara dua kubu bukan hanya terjadi di dalam lapangan, tapi juga diluar lapangan.

Butuh Waktu 18 Tahun Untuk Dortmund Mengalahkan Schalke

Pada era sebelum 1930-an sampai akhir perang dunia kedua , Schalke merupakan tim terbaik di Jerman. Die Knappen bahkan tidak pernah kalah di kandang selama 11 musim, dan hanya 6 kali kalah tandang. Mereka menjuarai liga Jerman selama 6 kali dari 9 musim, dari 1934-1942.

Wajar jika Dortmund sangat kewalahan melawan Schalke. Pertama kali mereka bertemu pada tahun 1925, dan BVB butuh waktu 18 tahun untuk mengalahkan Schalke! tepatnya pada tahun 1943.

Hanya Berjarak 32 km dan Panggilan untuk Suporter lawan

Kota Dortmund dan Gelsenkirchen hanya berjarak 32 kilometer dan bisa ditempuh dalam waktu 20 menit menggunakan mobil. Namun, kedekatan itu nyatanya sama sekali tidak terasa di atas lapangan

Ketidaksukaan itu pula yang menginisiasi pendukung Dortmund untuk menyebut suporter Schalke dengan nama Smurfs (mengacu pada warna kostum Schalke). Suporter Schalke juga punya sebutan tersendiri kepada pendukung Dortmund yaitu Ticks (sejenis hewan parasit pengisap darah).

Asal Muasal Tribun Selatan Westfalenstadion

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Fakta Tentang Derby Lembah Ruhr
itl.cat

Tribun Selatan markas Borussia Dortmund, Westfalenstadion, atau sekarang lebih dikenal dengan nama Signal Iduna Park, merupakan sebuah tribun ikonik dalam sejarah dunia sepak bola. Sudah banyak koreografi luar biasa dari fans Dortmund dibuat di tribun itu. Tapi tahukah anda sebenarnya alasan fans Dortmund duduk di tribun selatan itu karena fans Schalke?

Semuanya berawal pada tahun 1974, tahun dimana Westfalenstadion dibuka untuk Piala Dunia 1974. Suporter Die Knappen memilih untuk duduk di tribun utara pada saat bertandang ke stadion itu. Dikutip dari ESPN, suporter BVB berkata “Pada saat stadion dibuka, kami berkata ‘kami tidak mau berbagi titik mata angin dengan orang-orang ini, jika mereka duduk di utara, kami akan duduk di selatan.'”

Derby Terpanas Tersaji di Tahun 2007

Salah satu partai derby lembah Ruhr yang mungkin sulit dilupakan adalah laga di pekan ke-33 musim 2006-2007. Kondisi kedua belah pihak saat itu sangat bertolak belakang. Dortmund berada di papan tengah, sementara Schalke ada di peringkat pertama dan memiliki kesempatan untuk menjadi juara Bundesliga untuk pertama kalinya dalam 49 tahun.

Di pertandingan itu, Dortmund berhasil mengalahkan Schalke. Sepasang gol dari Alexander Frei dan Ebi Smolarek, menyudahi perlawanan Die Knappen dengan skor 2-0. Alhasil, Stuttgart yang di pertandingan lain sukses mendapatkan kemenangan dari Bochum langsung menyalip Schalke di papan klasemen hingga akhirnya keluar sebagai juara.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Fakta Tentang Derby Lembah Ruhr
Der Spiegel

Pendukung Dortmund langsung meledek habis-habisan kegagalan tersebut dengan mengirimkan sebuah spanduk raksasa bertuliskan kalimat “Ein Leben Lang, Keine Schale In Der Hand” yang berartikan Seluruh Hidup yang Habis Tanpa Gelar Juara (Bundesliga) dengan menggunakan pesawat yang melintas di langit kota Gelsenkirchen.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More