Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Fakta Top Skorer Liga Spanyol 2019-20

Football5Star.com, Indonesia – Kompetisi LaLiga Santander 2019-20 usai. Setelah Real Madrid memastikan diri tampil sebagai juara pada jornada ke-37, giliran Lionel Messi yang menahbiskan diri sebagai top skorer Liga Spanyol 2019-20 pada jornada terakhir. Tambahan 2 gol membuat La Pulga mengoleksi 25 gol, unggul 4 gol atas Karim Benzema.

Kesuksesan Lionel Messi menjadi Pichichi musim ini diwarnai sejumlah fakta menarik. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 fakta menarik di balik top skorer Liga Spanyol 2019-20 tersebut yang kamu pasti gak tahu.

1. Kukuhkan Dominasi Pemain Asing

Getty Images

Kesuksesan Lionel Messi menjadi top skorer Liga Spanyol 2019-20 mengukuhkan dominasi pemain asing. Untuk kali ke-12 secara beruntun titel pemain tersubur di LaLiga diraih pemain non-Spanyol.

Kali terakhir gelar top skorer diraih pemain lokal pada musim 2007-08. Kala itu, Daniel Guiza yang tampil sebagai pemain tersubur dengan mencetak 27 sepanjang musim bagi Real Mallorca. Dia unggul 3 gol atas penyerang Sevilla asal Brasil, Luis Fabiano.

2. Gol Terendah dalam 13 Musim

elcorreo.com

Torehan 25 gol adalah yang terendah bagi seorang top skorer Liga Spanyol dalam 13 musim terakhir. Sejak 2007-08, peraih Pichichi selalu mengemas lebih dari 25 gol. Musim itu, Daniel Guiza mengoleksi 27 gol. Sebelas musim berikutnya, pemain tersubur LaLiga bahkan setidaknya mengoleki 31 gol.

Pemain terakhir yang meraih Pichichi dengan koleksi 25 gol adalah Ruud van Nistelrooy pada 2006-07. Dua musim sebelumnya, Diego Forlan juga mengemas 25 gol untuk jadi Pichichi. Bila ditarik lebih jauh, perolehan 25 gol Messi, Van Nistelrooy, dan Forlan hanya lebih baik dari Ronaldo Luiz Nazario yang mengoleksi 24 gol pada 2003-04.

3. Lionel Messi Samai Hugo Sanchez

marca.com

Musim ini adalah kali ketujuh Lionel Messi menjadi top skorer Liga Spanyol. Sebelumnya, dia meraih Trofi Pichichi pada 2009-10, 2011-12, 2012-13, 2016-17, 2017-18, dan 2018-19. Khusus kesuksesan dalam empat musim beruntun, dia menyamai jejak Hugo Sanchez.

Sanchez adalah pemain terakhir yang menjadi pemain terusbur LaLiga empat musim berturut-turut. Dia melakukannya bersama Real Madrid pada 1984-85 hingga 1987-88. Meskipun demikian, itu bukanlah catatan terbaik di Liga Spanyol. Rekor top skorer beruntun dipegang Alfredo Di Stefano dari 1953-54 hingga 1958-59.

4. Rekor Barcelona

Getty Images

Keberhasilan Lionel Messi menjadi top skorer Liga Spanyol 2019-20 membuat Barcelona menorehkan rekor baru. Ini kali pertama pemain dari sebuah klub menjadi pemain tersubur dalam lima musim beruntun tanpa disertai pemain klub lain. Selain Messi dalam empat musim terakhir, Luis Suarez jadi yang tersubur pada musim 2015-16.

Pada rentang 1955-56 hingga 1960-61, Real Madrid memang selalu menempatkan pemainnya sebagai top skorer. Namun, dua kali Alfredo Di Stefano jadi Pichichi dengan disertai pemain dari klub lain, yakni pada 1955-56 (bersama Mauro Rodriguez) dan 1957-58 (bersama Ricardo Alos dan Manuel Badenas).

5. Bukan yang Terbaik di Tiga Kategori

larazon.es

Meskipun menjadi pencetak gol terbanyak LaLiga, Lionel Messi bukanlah yang paling hebat dalam urusan mencetak gol. Setidaknya, dalam tiga statistik, dia kalah dari Karim Benzema. Pertama, dia hanya mencetak gol dalam 16 pertandingan, sementara Benzema dalam 17 laga.

Berikutnya, Messi juga kalah dalam jumlah gol pembuka. Dari 25 gol, hanya 8 yang merupakan gol pertama dalam pertandingan yang dilakoni Barcelona. Bandingkan dengan Benzema yang mengemas 13 gol pembuka. Lalu, raihan poin gol-gol La Pulga juga di bawah Benzema dengan 13 poin.

Daniel GuizaKamu Pasti Gak Tahu!Karim BenzemaLaLigaLiga SpanyolLionel Messi