Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Fakta Valérien Ismaël, Pelatih yang Dipermalukan Solskjaer

Football5star.com, Indonesia – Manchester United sukses meraih kemenangan meyakinkan di leg pertama babak 16 besar Liga Europa. Menghadapi wakil Austria, LASK Linz, anak asuh Solskjaer menang 5-0 atas skuat besutan Valerien Ismael, Jumat (13/3/2020).

Lima gol kemenangan United di markas LASK dicetak oleh Odion Ighalo di menit ke-28, Daniel James di menit ke-58, Juan Mata di menit ke-82 dan dua gol lagi di cetak injury time babak kedua oleh Mason Greenwood dan Andreas Pereira.

Kemenangan di kandang lawan tentu saja jadi modal berharga bagi Solskjaer melakoni laga leg kedua. Sedangkan bagi pelatih LASK, Valerien Ismael hasil ini tentunya membuat ia sangat malu.

Siapa Valerien Ismael? Bagi pencinta Bundesliga mungkin sudah tak asing dengan nama pelatih satu ini. Berikut 5 fakta menarik Valerien Ismael yang pasti kamu gak tahu!

Jebolan bundesliga

Sebelum memulai karier sebagai pelatih, Ismael menjalani karier sebagai seorang bek. Tim profesional pertamanya adalah klub Ligue 1, Strasbourg. Namun, karier Ismael lebih banyak dihabiskan di Bundesliga.

bundesliga.com

Pada 2003, ia dipinjamkan oleh Strasbourg ke Werder Bremen. Sebagai pemain pinjaman, Ismael catatkan 32 pertandingan dan mencetak 4 gol. Ia juga jadi bagian tim Bremen di musim itu saat meraih gelar Bundesliga dan DFB Pokal.

Raihan ini yang membuat Bremen kemudian mempermanenkannya di musim selanjutnya. Pada 2005, ia pindah ke Bayern Munich dan bersama Munich, Ismael juga mempersembahkan gelar Bundesliga dan DFB Pokal.

Ismael memutuskan gantung sepatu sebagai pemain di klub Hannover 96 pada 2009 setelah melakoni 18 laga di Die Roten dari 2007.

Pemain termahal yang gagal

Sebelum menjalani masa indah di Bundesliga, Ismael sempat merasakan kegagalan di awal kariernya sebagai pemain. Bermain cemerlang bersama Strasbourg, ia sempat dilirik tim Liga Inggris, Crystal Palace.

Pada 1998, Palace gelontorkan dana sebesar 2,75 juta poundsterling untuk mendapatkan bek asal Prancis tersebut. Ia pun menjadi salah satu pemain termahal yang pernah direkrut Palace.

The Sun

Sayangnya kompetisi Liga Inggris tak sesuai dengan karakter bermain Ismael. Bersama Palace, ia hanya melakoni 13 laga dan di tengah musim memilih hengkang ke Lens.

Tak pernah bela tim nasional senior

Meski bermain cukup apik sebagai seorang bek di Bundesliga, Ismael ternyata tak pernah satu kali pun bermain untuk tim senior Prancis. Kemunculan Ismael memang di waktu yang kurang tepat.

Pada eranya, tim Ayam Jantan memiliki bek yang lebih berkualitas dibanding dirinya. Sebut saja Philippe Mexes dan Eric Abidal. Ismael pun hanya tercatat membela tim junior Prancis.

Kondisi ini sempat membuat frustasi dan Ismael sempat disebut-sebut ingin membela Jerman. Sayangnya keinginan tersebut ditolak oleh federasi sepak bola Jerman.

Miliki rekor bersama LASK

Ismael pada 2018 ditunjuk jadi pelatih LASK. Sebelumnya, ia hanya setengah musim melatih klub Yunani, Apollon Smyrnis. Yang menarik, di musim ini Ismael berhasil meraih rekor tersendiri bersama LASK.

footmercato

Anak asuhnya itu dibawanya mampu meraih 11 kemenangan beruntun laga tandang di Liga Austria. Capaian ini membuat Ismael sebenarnya tak diragukan oleh pendukung LASK.

“Minggu lalu, kami memenangkan pertandingan tandang ke-11 berturut-turut. Tidak ada yang tim yang bisa meraih itu. Itu membuktikan bahwa kami bekerja sangat keras,” kata Ismael seperti dikutip dari footmercato

Gagal di Wolfsburg

Saat menjadi pelatih sementara menggantikan Dieter Hecking di Wolfsburg, Ismael tak mampu bertahan lama. Meski sebelumnya ia dipercaya dua kali melatih VfL Wolfsburg II, di tim senior ia justru gagal.

Melatih Mario Gomez dkk saat itu, Ismael tak mampu membawa Wolsfburg ke perfomance menjanjikan. Ia catatkan 9 kali kekalahan di Bundesliga. Kekalahan 1-2 dari Werder Bremen membuat Ismael kemudian dipecat dan ia digantikan oleh Andries Jonker.

Kamu Pasti Gak Tahu!LASKLiga EuropaManchester UnitedValerin Ismael