Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Kompetisi yang Masih Bergulir di Tengah Pandemi Virus Corona

Football5Star.com, Indonesia – Pandemi Virus Corona membuat sepak bola mati suri. Kompetisi di banyak negara, termasuk Liga 1 2020 di Indonesia, harus dihentikan dan tak jelas juntrungannya. Hingga sekarang tarik-ulur soal melanjutkan dan menghentikan kompetisi terus bergulir.

Meskipun demikian, bukan berarti sepak bola berhenti total. Di beberapa negara, kompetisi liga tetap bergulir. Ada banyak alasan yang mendasarinya. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 liga yang masih bergulir di tengah Pandemi Virus Corona yang entah kapan berhenti. Beberapa di antaranya kamu pasti gak tahu.

Liga Belarus

Liga Belarus tetap bergulir di tengah pandemi Virus Corona.
Getty Images

Liga Belarus jadi paling terkenal pada masa pandemi Virus Corona. Pasalnya, kompetisi di negara asal Aliaksandr Hleb itu terus bergulir. Sampai-sampai, mereka mendapatkan kontrak hak siar tambahan karena sepinya siaran sepak bola di dunia.

Kompetisi sepak bola di Belarus tetap bergulir karena satu hal. Wabah Virus Corona di negeri itu dinilai belum terlalu membahayakan. Salah satu dasarnya adalah tingkat kematian yang masih rendah. Beberapa peraturan khusus pun diberlakukan untuk menjamin kesehatan para pemain dan penonton.

Liga Nikaragua

Seperti di Belarus, kompetisi sepak bola di Nikaragua juga tetap bergulir. Alasannya pun identik, yakni wabah Virus Corona yang dinilai belum parah. Hingga saat ini, hanya ada 9 kasus dan 1 orang yang meninggal karena virus ini.

Bukan hanya kompetisi sepak bola yang tetap berlangsung seperti biasa. Atas pertimbangan yang sama, berbagai kegiatan rutin lain pun tetap berlangsung di negeri yang berada di Amerika Tengah tersebut. Negeri ini satu-satunya di Benua Amerika yang tak terpengaruh Virus Corona.

Liga Burundi

Berdasarkan putusan yang diambil bersama dengan masukan dari Departemen Kesehatan pada awal April, Liga Burundi dinyatakan tetap berjalan seperti biasa. Hal itu didasarkan pada penyebaran Virus Corona di negeri itu yang dinilai belum parah.

Meskipun demikian, Liga Burundi dapat dihentikan sewaktu-waktu secara tiba-tiba. “Jika ada tanda penyebaran virus, kami akan menghentikan kompetisi,” kata Ndikuriyo Reverien, Presiden Asosiasi Sepak Bola burundi seperti dikutip Football5Star.com dari BBC. “Kami akan terus bermain dengan terus berkomunikasi dengan Departemen Kesehatan.”

Liga Tajikistan

Liga Tajikistan dimulai pada awal April 2020 seperti rencana karena pandemi Virus Corona yang dinilai belum berbahaya.
infobae.com

Pandemi Virus Corona tak membuat Liga tajikistan 2020 batal digulirkan. Kompetisi secara resmi tetap dimulai pada 5 April silam. Dasarnya, hingga kini belum ada kasus COVID-19 di negara dengan penduduk 9 juta jiwa tersebut.

Liga Tajikistan dibuka dengan pertandingan Piala Super Tajikistan antara FC Istiklol dan FC Khujand yang berakhir 2-1. Dalam laga itu, para pemain juga boleh bersalaman dan berpelukan. Meskipun begitu, sebagai upaya pencegahan, laga-laga di kompetisi ini digelar tanpa penonton.

Liga Turkmenistan

Altyn Asyr akan kembali berjibaku di Liga Turkmenistan.
sporttimes.vn

Kompetisi sepak bola di Turkmenistan sempat dihentikan mulai 13 Maret 2020 seiring pandemi Virus Corona yang meluas ke banyak negara. Namun, kompetisi Liga Turkmenistan dipastikan kembali bergulir pada 19 April mendatang.

Liga Turkmenistan kembali bergulir atas dasar kebijakan pemerintah yang tak ingin rakyat panik. Bahkan, sensor dilakukan secara ketat terhadap berbagai platform media. Informasi-informasi soal pandemi Virus Corona di negara-negara lain dipastikan tak dapat diakses masyarakat di negeri itu.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More