Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pelatih Ini Ternyata Perokok Berat

Football5star.com, Indonesia – Kesehatan bagi seorang atlet adalah kunci kesuksesan mereka. Begitu pula bagi pelatih yang tiada henti menempa pemainnya baik dalam sesi latihan maupun ketika pertandingan.

Kendati demikian, hal tersebut tidak membuat mereka meninggalkan kebiasaannya di luar lapangan, yakni merokok. Bukan perkara mudah membuat seseorang untuk berhenti merokok, tak terkecuali seorang pesepak bola atau pelatih yang sepatutnya menjadi contoh.

Memang, pelatih-pelatih ini tidak melulu menunjukkan kebiasaannya tersebut di pinggir lapangan. Namun, bisa dipastikan bahwa mereka ini adalah seorang perokok berat. Football5star telah merangkum lima pelatih yang kerap mengebulkan asap dari mulutnya dalam berbagai kesempatan.

  • Maurizio Sarri
Maurizio Sarri, Chelsea, Roman Abramovich
mirror.co.uk

Setelah lama tidak melihat seorang juru taktik menghisap rokok di pinggir lapangan, Maurizio Sarri kembali mengingatkan kita pada pelatih-pelatih zaman dulu. Ya, dia tidak segan-segan mempertontonkan setiap hisapan rokok dari mulutnya.

Baik saat masih menangani Empoli, Napoli, Chelsea, hingga Juventus sekarang, rokok masih akrab di mulut Sarri. Bahkan kejadian menarik terjadi saat ia masih menangani Napoli. Tandang ke RB Leipzig di Liga Europa, tuan rumah sengaja menyiapkan ruangan khusus merokok untuk Sarri.

Kebiasaan merokok sang allenatore sempat ia kurangi ketika menangani Chelsea karena peraturan ketat di sana. Namun, disaat ia mengakhiri karier manis di sana dengan meraih trofi Liga Europa musim lalu, Sarri dengan bangga mengeluarkan cerutu kesayangan dari sakunya. Momen ini pun membuat anak asuhnya yang berada didekat sang pelatih tertawa.

  • Joachim Loew
joachim loew-bild
Bild

Tidak banyak yang tahu jika Joachim Loew juga seorang perokok berat. Maklum saja, momen ia merokok jarang terlihat saat dirinya memimpin timnas Jerman bertanding. Tapi ada satu momen yang menunjukkan bahwa Loew juga pecinta rokok sejatinya.

Tepat ketika Jerman menghadapi Portugal di perempat final Euro 2008 silam, ia terlihat menghisap rokok. Kejadian tersebut lantas mengguncang publik Jerman mengingat tidak banyak yang tahu sebelumnya soal itu.

Tak pelak, aksi sang pelatih menuai kritik dari banyak pihak. Namun, bukannya meminta maaf, Loew justru membalas kritik tersebut dan menyebut bahwa kebiasaan merokoknya merupakan sesuatu yang manusiawi.

  • Marcelo Lippi
Marcelo Lippi - Juventus - Maurizio Sarri - Mauricio Pochettino - Massimiliano Allegri - Vice
Vice

Italia memang kerap memunculkan pelatih-pelatih yang gemar merokok. Selain Maurizio Sarri, ada pula pelatih kawakan, Marcelo Lippi. Di mana pun ia melatih, Lippi memang tak bisa lepas dari kegemarannya tersebut.

Sedikit berbeda dari Maurizio Sarri, Marcelo Lippi selalu memilih cerutu untuk “memanjakan” mulutnya. Bahkan kebiasaan pelatih yang membawa Italia juara Piala Dunia 2006 membuat koleganya yang juga pelatih legendaris Manchester United, Sir Alex ferguson, terkesima.

“Saya ingat saat kami bertanding di Turin. Saya melihat Marcelo di bench memakai jaket kulit dan mengisap cerutu. Isapannya terlihat sangat lembut dan tenang. Dia menunjukkannya dengan elegan,” kenang Ferguson seperti dilansir The Guardian.

  • Arsene Wenger
arsene wenger-youtube
Youtube

Mungkin kita hampir tak pernah melihat Arsene Wenger menghisap rokok selama melatih Arsenal. Tapi percayalah, dia juga seorang perokok berat. Kebiasaan merokok tersebut bahkan sudah dilakukan ketika ia remaja.

Di Prancis, menjadi suatu yang lumrah jika banyak remaja perokok. Bahkan banyak yang percaya jika tujuan Wenger merokok sejak remaja agar dia bisa menyatu dengan lingkungan sekitarnya saat itu.

Menariknya, sekali pun perokok berat, Wenger ternyata tak sudi melihat anak asuhnya merokok. Anggapan tersebut tampak jelas saat ia menghukum dua pemainnya, Jack Wilshere dan Wojciech Szczesny, yang ketahuan merokok di sebuah cafe di London. Tidak tanggung-tanggung, ia menghukum keduanya dengan denda sebesar 20 ribu pounds.

  • Slaven Bilic
slaven bilic-bbc
BBC

Tanda-tanda perokok dari seorang Slaven Bilic sudah terlihat, bahkan saat dia tidak merokok sekali pun. Maklum saja, ia adalah salah satu pelatih paling nyentrik di dunia. Perawakan seram, rajahan tato yang ada di tubuhnya, ditambah fakta yang mengatakan bahwa dia memiliki band metal sudah membuktikan semuanya.

Mantan pelatih timnas Kroasia diketahui menjadi perokok aktif sejak masih remaja. Bahkan beberapa media di Kroasia menyebutkan jika dia bisa menghabiskan dua bungkus rokok perhari saat masih aktif bermain.

Kebiasaan Bilic masih dibawa sampai sekarang. Namun, dia ternyata punya pengalaman buruk gara-gara merokok. Ketika menukangi klub Turki, Besiktas, legenda Kroasia sempat dihukum federasi Turki karena kedapatan merokok di pinggir lapangan.