Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Asal Prancis yang Main di Liga Indonesia

Football5star.com, Indonesia – Sejak 1980-an Liga Indonesia sudah didatangi sejumlah pemain asing meski peraturan terkait hal ini baru ada pada Ligina edisi pertama pada 1994.

Kehadiran pemain asing tentu jadi magnet tersendiri bagi kompetisi sepak bola Indonesia. Gelombang pemain asing terus membanjiri sepak bola Indonesia, bahkan mantan bintang Piala Dunia juga tertarik untuk berkarier di sini.

Ada nama Mario Kempes, Roger Milla, dan masih banyak lagi. Pemain dari kawasan Amerika Selatan dan Afrika memang jadi pemasok pemain asing terbanyak di Indonesia, namun yang menarik ada juga pemain dari sejumlah kawasan Eropa Barat, salah satunya dari negara Prancis.

Kira-kira siapa saja pemain asal Prancis yang pernah berkarier di Liga Indonesia? Berikut ulasannya untuk pembaca setia Football5star.com

Kevin Yann

Saat kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) berlangsung salah satu peserta, Medan Chiefs merekrut pemain kelahiran Quimper, Prancis, Kevin Yann. Pemain dengan posisi geladang ini datang ke Indonesia pada 2011.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Asal Prancis yang Main di Liga Indonesia

Sebelum ke Indonesia, Yann bermain di kompetisi Liga Singapura bersama Etoile FC. Yann yang sempat bermain untuk FC Lorient B ini pada 2012 lalu hijrah ke Deltras Sidoarjo. Namun ia justru dipinjamkan ke tim PPSM Sakti Magelang dan bermain satu musim di sana.

Di akhir musim 2013, Yann akhirnya kembali ke kampung halamannya dan membela tim amatir Prancis, AS Plouhinec. Pada 2017, nama Yann sempat tercatat bermain di Liga Australia, Darwin Olympic SC.

Michel Hutabarat

Pada Desember 2017, tim Ayam Kinantan, PSMS Medan resmi merekrut pemain berpaspor Prancis, Michel Hutabarat. Pemain kelahiran New Caledonia, 4 october 1995 ini mengaku pernah membela divisi 5 Liga Prancis dan divisi 4 Liga Australia.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Asal Prancis yang Main di Liga Indonesia

“Dua musim di AFL (Avenir Foot Lozere) Liga Perancis itu tahun 2014 sampai 2016, baru setelahnya main satu musim di GSC (Geelong Soccer Club) 2016 sampai 2017 lalu,” jelas pemain yang memiliki ayah orang Indonesia tersebut.

Namun Michel akhirnya dicoret dari PSMS Medan saat pelatih Djadjang Nurjaman datang. Namanya masuknya pemain yang dicoret oleh Djanur.

“Kami pastikan keenam pemain ini kami pulangkan. Mereka bisa dibilang tidak memenuhi kriteria untuk memperkuat tim. Keenamnya masih pun jauh dari harapan,” kata Djanur

Loris Arnaud

Pada 2018, eks striker Paris Saint Germain kelahiran Paris, Prancis, Loris Arnaud merapat ke tim Persela Lamongan. Sebelum jalani musim perdana di Indonesia pada 2018, Loris Arnaud lebih dahulu menjajal kompetisi di negara Asia Tenggara lainnya, Vietnam bersama Hanoi FC.

Keputusan Persela merekrut Loris Arnaud tentu saja membuat publik sepak bola Indonesia cukup terkejut. Bagimana tidak, ia merupakan jebolan pemain PSG yang bermain 19 kali pada musim 2007 hingga 2012 dan cetak 2 gol.

Loris Arnaud - Football5star.com
Goal

Bersama Persela, eks pemain Angers tersebut catatkan 15 gol dari 29 pertandingan. Sempat dirumorkan akan bergabung ke Persebaya, Loris Arnaud di Liga 1 2019 resmi bergabung ke TIRA Persikabo.

Sayangnya pemain yang mencetak 7 gol untuk TIRA itu kemudian lebih banyak mengalami cedera. Ia pun harus mengakhiri kariernya lebih cepat di Liga 1 2019.

Julien Faubert

Di tahun yang sama, tim Liga Indonesia lainnya, Borneo FC tidak mau kalah dengan Persela. Tim asal Kalimantan tersebut merekrut eks pemain Real Madrid kelahiran Le Havre, Prancis, Julien Faubert.

Pada 19 Januari 2018, Faubert mengakui memilih bermain di Indonesia karena mayoritas penduduknya muslim.

Julien Faubert - football5star.com
instagram.com/faubert_julien_18

Faubert yang juga pernah menjadi penggawa West Ham United itu memang sudah beberapa hari terakhir mengikuti latihan bersama Borneo FC. Dia bakal diplot sebagai pemain berstatus marquee player.

“Kombinasi dari banyak hal hingga akhirnya saya memutuskan ke Indonesia. Selain proyek menarik dari Borneo FC, negara ini juga mayoritas muslim,” ungkap Faubert dalam rilis resmi Borneo FC.

Faubert hanya bermain 15 kali di Liga 1 2018 dan mencetak 3 gol. Di 2019, ia memutuskan hijrah ke tim kecil Prancis, Fréjus Saint-Raphaël.

Steven Paulle

Terakhir ada nama pemain kelahiran Cannes, Prancis, Steven Paulle. Eks bek Dijon ini pada Liga 1 2017 bergabung ke PSM Makassar.

Ia sebenarnya bisa tergolong marquee player, mengingat pengalamannya bermain di lebih dari 200 pertandingan Liga Prancis, baik di kasta tertinggi (Ligue 1) maupun kasta kedua (Ligue 2).

Steven Paulle - Persija jakarta - @steven_paulle 2

Bersama PSM, penampilan Paulle begitu impresif. Ia mampu torehkan dua gol untuk PSM. Catatan sebagai bek tangguh ini yang pada akhirnya membuat Persija Jakarta meminangnya pada Liga 1 2019.

“Steven Paulle resmi dikontrak Persija selama setahu. Ia direkrut atas rekomendasi staf kepelatihan Persija. Ia juga sudah bisa bermain di AFC saat Persija berjumpa Becamex Binh Duong karena sudah disahkan oleh AFC,” sebut CEO Persija, Ferry Paulus.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More