Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Bintang Jebolan Piala Dunia U-20

Football5star.com, Indonesia – Federasi sepak bola dunia, FIFA pada Oktober 2019 resmi menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 edisi ke-23. Tentu ini jadi kehormatan tersendiri bagi Indonesia sebabnya turnamen ini dari tahun ke tahun selalu munculkan pemain bintang di kemudian hari.

Kompetisi ini sendiri pertama kali berlangsung pada 1977 dengan nama FIFA World Youth Championship. Salah satu negara di Afrika, Tunisia mendapat kehormatan untuk jadi turnamen dua tahunan ini. Diikuti oleh 16 negara dari 5 konfederasi, Uni Soviet keluar menjadi juara setelah kalahkan Meksiko di partai final.

Dua tahun setelahnya, tim Tango Argentina keluar sebagai juara. Argentina meraih gelar pertamanya di kompetisi ini setelah di partai final mengalahkan juara bertahan, Uni Soviet dengan skor 3-1. Pada ajang ini, nama pemain muda Argentina di masa itu, Diego Maradona jadi sorotan.

Maradona meraih gelar Golden Ball di kompetisi Piala Dunia U-20 1979. Seperti yang kita ketahui, Maradona pada akhirnya menjadi legenda untuk sepak bola dunia. Selain Maradona, siapa saja pemain bintang yang merupakan jebolan Piala Dunia U-20? Berikut ulasannya:

Zvonimir Boban

Nama eks pemain AC Milan asal Kroasia, Zvonimir Boban adalah pemain bintang jebolan Piala Dunia U-20. Pada perhelatan Piala Dunia U-20 1987 yang berlangsung di Cile, Boban jadi salah satu pemain muda yang bersinar.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Fakta Unik Soal Zvonimir Boban - HRT Sport
HRT Sport

Pada kompetisi 1987, Boban saat itu masih memperkuat tim U-20 Yugoslavia. Bersama dengan Robert Prosinecki, ia jadi andalan Yugoslavia. Boban di akhir kompetisi berhasil antarkan Yugoslavia jadi juara dan ia juga menyabet gelar Silver Ball, sedangkan Golden Ball diraih rekannya, Prosinecki.

Saat mengantarkan Yugoslavia meraih gelar di Cile, Boban masih berstatus sebagai pemain Dinamo Zagreb. Baru pada 1991, ia memutuskan hijrah ke AC Milan dan menjadi salah satu legenda di klub Serie A tersebut.

Giovane Élber

Berikutnya ada nama eks striker Bayern Munich asal Brasil, Giovane Élber. Pada perhelatan 1991 di Portugal, Elber memang gagal antarkan tim Samba. Di partai puncak. Elber tak berdaya oleh kekuataan tim tuan rumah Portugal. Dimotori pemain-pemain seperti João Vieira Pinto, Rui Costa, dll, tim Sambar Eropa tersebut sukses meraih gelar untuk kali kedua.

Menariknya meski ada nama Rui Costa di skuat Portugal, pemain yang meraih gelar Golden Ball di turnamen ini ialah Emílio Peixe, gelandang bertahan asal klub Porto. Sementar Elber merai gelar Silver Ball. Rui Costa bahkan tak mampu meraih gelar Bronze ball karena gelar ini diraih oleh rekan senegaranya, Paulo Torres.

Pablo Aimar

Negara tetangga Indonesia, Malaysia menjadi negara Asia Tenggara pertama yang menjadi tuan rumah di kompetisi ini. Malaysia jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 1997. Sayangnya menjadi tuan rumah di kompetisi ini, Malaysia hanya menjadi juru kunci di babak fase grup A.

Pablo Aimar- Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Bintang Jebolan Piala Dunia U-20
getty images

Pada kompetisi 1997 di Malaysia, sejumlah pemain muda jadi buah bibir. Banyak pemain muda di kompetisi ini digadang-gadang bakal jadi bintang dan hal itu memang terbukti, salah satunya ada nama Pablo Aimar.

Aimar saat itu berhasil mengantarkan Argentina meraih gelar ketiganya di kompetisi ini. Di partai final, Argentina mengalahkan Uruguay dengan skor 3-1. Saat itu Uruguay diperkuat pemain seperti Marco Zalayeta. Tidak hanya Aimar dan Zalayeta, di kompetisi 1997 ini ada juga nama-nama pemain bintang seperti David Trezeguet, Esteban Cambiasso, Michael Owen, hingga Thierry Henry unjuk skill di negeri Jiran.

Lionel Messi

Dua tahun sebelum nama kompetisi ini berubah, pada perhelatan 2005 di Belanda, muncul pemain muda Argentina yang beberapa waktu lalu mencetak gol ke-700 sepanjang kariernya, Lionel Messi.

Di Belanda 2005, Messi memang jadi pemain muda yang mendapat banyak sorotan. Tidak hanya antarkan tim Tango meraih gelar ke-5 di kompetisi ini, La Pulga juga berhasil menjadi top skorer dengan koleksi 6 gol. Tidak mengherankan jika ia juga meraih gelar Golden Shoe dan Golden Ball.

Di partai final melawan Nigeria, Messi mencetak brace. Kedua gol itu dicetak Messi lewat eksekusi penalti. Pada kompetisi di Belanda ini, ada juga nama-nama seperti David Silva, Pablo Zabaleta, hingga Fernando Llorente yang ikut unjuk skill.

Erling Haaland

Terakhir ada striker anayr Borussia Dortmund, Erling Haaland. Di kompetisi tahun lalu di Polandia, striker Norwegia itu berhasil meraih gelar Golden Boat. Menariknya Haaland tak mampu antarkan Norwegia menjadi juara di kompetisi 2019.

Bergabung di grup C bersama Uruguay, Selandia Baru, dan Honduras. Norwegia tak mampu bersaing dengan Uruguay dan Selandia Baru. Alhasil Haaland dkk pun pulang lebih awal di kompetisi 2019 tersebut.

Namun Haaland jadi sorotan karena di laga terakhir melawan Honduras, ia mencetak 9 gol. Saat itu Norwegia menggulung Honduras dengan skor 12-0. Haaland pun meraih gelar Golden Boat di kompetisi ini.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More