Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Termahal Madrid Era Lorenzo Sanz

Football5Star.com, Indonesia – Lorenzo Sanz memang hanya lima tahun menjabat presiden di Real Madrid. Namun, dia adalah tonggak penting. Bukan hanya mengembalikan kejayaan Los Blancos di kancah Liga Champions, dia juga melakukan terobosan di bursa transfer.

Pada era Sanz, Madrid tercatat mulai berani mengeluarkan belasan juta euro untuk seorang pemain. Nama-nama yang didatangkan ke Stadion Santiago Bernabeu juga tak sembarangan. Total, tak kurang dari 30 pemain dibeli Los Blancos selama Sanz berkuasa

Berikut ini, Football5Star.com menyajikan lima pemain termahal Real Madrid yang didatangkan pada era kepemimpinan Lorenzo Sanz. Dari lima pemain itu, pasti ada sosok yang kamu pasti gak tahu.

Nicolas Anelka

Twitter @Squawka

Striker asal Prancis ini didatangkan pada musim terakhir kepempimpinan Lorenzo Sanz, yakni pada 1999-00. Real Madrid mengeluarkan uang 35 juta euro untuk menggaet pemain ini dari Arsenal. Ini merupakan pembelian termahal pada masa Sanz.

Datang dengan menyandang status Pemain Muda Terbaik Premier League, Anelka hanya bertahan satu musim di Santiago Bernabeu dengan hanya mencetak 7 gol dalam 33 laga. Meskipun begitu, dia punya peran besar dalam kesuksesan Los Blancos menjuarai Liga Champions 1999-00. Dua gol dicetak pada dua leg semifinal melawan Bayern Munich yang memastikan tim asuhan Vicente Del Bosque loloske final.

Elvir Baljic

ilposticipo.it

Datang bersamaan dengan pembelian Nicolas Anelka, Elvir Baljic adalah sosok yang membuat banyak orang berkerut dahi. Pasalnya, Real Madrid mau menyerahkan uang 26 juta euro kepada Fenerbachce untuk pemain asal Bosnia-Herzegovina itu. Dia didatangkan atas rekomendasi pelatih John Toschak yang mengenalnya semasa menangani Besiktas.

Pembelian mahal Baljic terbukti keliru. Sepanjang musim, dia hanya tampil 11 kali dan mencetak 1 gol. Itu pun 8 kali dia turun sebagai pemain pengganti. Cedera lutut kiri yang mengharuskan operasi jadi sebab utama performa jebloknya. “Andai tak cedera, aku akan lebih sukses di Madrid,” kata Baljic kepada Marca.

Predrag Mijatovic

Getty Images

Pembelian Predrag Mijatovic pada awal musim 1996-97 adalah sebuah skandal. Pasalnya, Real Madrid dicap merampok sang striker dari Valencia dengan membayar klausul pelepasannya sebesar 14 juta euro. Kala itu, dia pun jadi pemain termahal di LaLiga.

Mijatovic bertahan tiga musim di Santiago Bernabeu. Dia mencetak 44 gol dalam 117 pertandingan pada semua ajang bersama Los Blancos. Gol paling penting tentu saja di final Liga Champions 1997-98. Saat itu, golnya memastikan Los Blancos juara Liga Champions setelah menanti selama 32 tahun.

Christian Karembeu

Getty Images

Gelandang berambut gimbal asal Prancis ini mengundang perhatian klub-klub teras Eropa berkat penampilan gemilang bersama Sampdoria. Di antaranya Real Madrid dan Barcelona. Namun, pada akhirnya berkat lobi Lorenzo Sanz, Los Blancos yang menang.

Madrid mengeluarkan dana 12,5 juta euro untuk mendapatkan jasa Karembeu. Sang pemain bertahan tiga musim di Santiago Bernabeu dan berkontribusi pada kesuksesan menjuarai Liga Champions 1997-98 dan 1999-00.

Davor Suker

Getty Images

Reputasi Davor Suker di LaLiga sudah mentereng saat didatangkan Real Madrid dari Sevilla dengan harga 11 juta euro pada awal musim 1996-97. Dia jadi bagian pembenahan lini depan Los Blancos oleh Lorenzo Sanz. Duetnya dengan Predrag Mijatovic diyakini akan sangat tajam.

Ketajaman Suker terbukti vital. Pada musim pertamanya di Santiago Bernabeu, dia mampu mengemas 24 gol pada pentas LaLiga. Dia hanya kalah dari Ronaldo (Barcelona) dan Alfonso Perez (Real Betis). Total, dia membuat 49 gol dalam 109 penampilan bersama Los Blancos di semua ajang. Pada 1999, dia dilepas ke Arsenal sebagai bagian dari transfer Nicolas Anelka.

Davor SukerKamu Pasti Gak Tahu!LaLigaLiga SpanyolLorenzo SanzNicolas AnelkaPredrag MijatovicReal Madrid