Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pencetak 6 Gol dalam Satu Laga di Liga Spanyol

Football5Star.com, Indonesia – Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo termasuk jajaran pemain legendaris pada pentas Liga Spanyol. Mereka memesona dengan torehan gol-gol yang dibuat sepanjang berkiprah di LaLiga.

Meskipun demikian, bukan berarti Messi dan Ronaldo benar-benar yang terhebat. Hingga saat ini, setidaknya ada yang tak mampu mereka lakukan. Itu adalah mencetak 6 gol dalam satu laga pada pentas Liga Spanyol.

Sepanjang sejarah, ternyata hanya ada 5 pemain yang mampu mencetak 6 gol dalam satu laga di Liga Spanyol. Dua di antaranya malah mencetak 7 gol. Athletic Bilbao mendominasi dengan dua pemain, sementara Real Madrid justru tak punya wakil sama sekali.

Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 pencetak 6 gol dalam satu laga di Liga Spanyol. Kamu pasti gak tahu beberapa nama yang berada di deretan lima pemain istimewa tersebut.

Agustin Sauto Arana “Bata”

Agustin Sauto Arana alias Bata sempat mencetak 7 gol bagi Athletic Bilbao saat melawan Barcelona.
athletic-club.eus

Nama Bata memang lumayan asing di telinga para penggemar sepak bola. Maklum, dia hanya membela Athletic Bilbao dan Barakaldo, bukan Real Madrid atau Barcelona. Meskipun demikian, dia pernah jadi Pichichi Liga Spanyol pada musim 1930-31 danm 1931-32.

Bata membuat catatan spektakuler saat Athletic Bilbao menang 12-1 atas Barcelona pada 2 Agustus 1931. Dia memborong 7 dari 12 gol timnya. Pada babak pertama, dia menjejalkan 4 gol ke gawang lawan yang dijaga Ramon Llorens. Sementara itu, pada babak kedua, dia mencetak hat-trick dalam rentang 11 menit.

Bata merupakan pemain pertama yang mampu menjejalkan 7 gol dalam satu laga Liga Spanyol. Dia menjadi satu-satunya pemain yang melakukan hal tersebut selama 21 tahun.

Ladislao Kubala

Ladislao Kubala cetak 7 gol saat Barcelona menang atas Sporting Gijon.
trivela.com.br

Catatan apik Bata baru akhirnya disamai Ladislao Kubala pada 10 Februari 1952. Saat Barcelona menang 9-0 atas Sporting Gijon di Camp Nou, dia menjejalkan 7 gol. Dari 7 gol itu, 5 gol di antaranya dilesakkan tanpa diselingi pemain lain pada babak kedua.

Berbeda dari Bata, Ladislao Kubala termasuk pemain tenar dan legendaris di LaLiga. Dia merupakan salah satu mesin gol Barcelona pada masanya. Torehan 138 gol dalam 215 pertandingan membuat pria berdarah Hungaria itu bertengger di posisi ke-29 pemain tersubur sepanjang masa di LaLiga.

Cesar Rodriguez

Cesar Rodriguez sempat membeuat 6 gol dalam satu laga di Liga Spanyol bersama Granada.
besoccer.com

Sosok Cesar Rodriguez dikenal sebagai legenda Barcelona. Sebelum dilewati Lionel Messi, dialah pemain tersubur El Barca sepanjang masa dengan torehan 232 gol. Dia juga merupakan pencetak gol terbanyak Liga Spanyol musim 1948-49.

Satu hal yang menarik, Cesar Rodriguez mempu membuat catatan apik saat dipinjamkan ke Granada. Dalam laga melawan CD Castellon pada 22 Maret 1942, dia menjejalkan 6 gol. Torehan setengah lusin golnya itu membawa klubnya menang 7-3.

Edmundo Suarez

Edmundo Suarez sempat membuat 6 gol dalam satu laga Valencia pada pentas Liga Spanyol.
eldesmarque.com

Bagi awam, Edmundo Suarez alias Mundo adalah nama asing. Namun, tidak demikian halnya bagi para penggila Valencia. Bagaimana tidak? Mundo adalah sosok pemain tersubur sepanjang masa. Total, dia mengemas 238 gol selama membela Los Ches.

Pada 28 Februari 1943, Mundo membuat catatan apik. Dia mencetak 6 gol saat Los Ches menang 8-3 atas Real Betis. Pada babak pertama, dia hanya mampu mencetak satu gol. Namun, pada babak kedua, dia merajalela dengan melesakkan lima gol.

Telmo Zarra

Telmo Zarra cetak 6 gol saat Athletic Bilbao hajar Lleida.
thesefootballtimes.co

Telmo Zarra adalah nama yang identik dengan gol. Sebelum kegemilangan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, dialah pemain tersubur dalam sejarah Liga Spanyol. Sepanjang kariernya, dia membuat 251 gol dalam 277 pertandingan.

Sosok Telmo Zarra juga dikenal sebagai pemain pertama yang mampu menjejalkan 38 gol dalam semusim di pentas LaLiga. Itu dilakukan pada musim 1950-51. Sebanyak 6 dari 38 gol tersebut dijejalkan dalam satu pertandingan.

Ketika Athletic Bilbao menjamu UE Lleida pada 19 November 1950 dalam pentas Liga Spanyol, Zarra tampil beringas. Laga baru berjalan satu menit, dia sudah menggetarkan jala gawang lawan. Berikutnya, dia menambah satu gol pada babak pertama dan empat gol pada babak kedua.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More