Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pertandingan Derbi Terpanas di Liga Indonesia

Football5Star.com – Pertandingan-pertandingan di Tanah Air memunculkan beberapa derbi terpanas Liga Indonesia. Bahkan, atmosfer jelang pertandingan sudah sangat mencekam hingga harus memperhatikan sejumlah faktor.

Pertandingan-pertandingan di bawah ini bukan sekadar memperebutkan kemenangan. Sebab, ada harga diri yang dipertaruhkan. Bahkan, hawa panasnya bukan cuma di dalam, tapi di luar lapangan.

Berikut ada lima pertandingan derbi terpanas di Liga Indonesia versi Football5Star.com:

Derbi Klasik

Derbi klasik di Indonesia ada beberapa pertandingan, tapi yang terpanas beberapa dekade terakhir ialah Persija vs Persib. Partai itu bahkan memakan sejumlah korban dari kalangan suporter.

Beberapa kali pertandingan Persija vs Persib ini digelar di luar kota, bahkan tanpa adanya penonton. Seperti musim lalu saat Persib Bandung harus menjamu Persija Jakarta jauh-jauh di Bali.

Banyak yang menyebut kalau partai ini tak bisa disematkan dengan label derbi. Tapi tetap saja, dengan atmosfer panas yang mengharuskan tiap pemain tim tamu menggunakan baracuda laiknya laga-laga derbi.

Super Derbi Jatim

Satu lagi derbi panas, yakni Super Derbi Jawa Timur antara Persebaya vs Arema FC, Persaingan sengit antara kedua tim dimulai pada 1992 ketika Arema FC dan Persebaya Surabaya dikelompokkan bersama di grup A pada trofi Utama 1992.

Dok. Persebaya.id

Menurut data, Persebaya vs Arema sudah digelar 33 kali, Arema menang 16 laga, 12 milik Persebaya sedang lima di antaranya berakhir imbang. Meski begitu terakhir bersua, Persebaya menang 4-2 atas Arema di Piala Gubernur Jatim.

Pada pertandingan itu pula, terjadi kericuhan. Meski laga sudah dipindahkan ke Blitar dan tanpa penonton, nyatanya di luar stadion kerusuhan antarsuporter ini tak bisa terhindarkan.

Derbi Mataram

Derbi Mataram ini jua jadi yang terpanas di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Derby yang melibatkan PSIM Jogjakarta vs Persis Solo ini selalu nyaris berakhir dengan keributan beberapa pertemuan terakhir.

Tahun lalu contohnya. Pertandingan yang digelar di Stadion Mandala Krida, 21 Oktober 2019, berakhir dengan ricuh. Kemenangan Persis 3-2 atas PSIM itu berakhir rusuh. Ricuh bermula saat ada oknum suporter merangsek masuk ke lapangan dan mengejar pemain Persis.

Kerusuhan sempat meluas hingga ke luar stadion. Kendaraan yang berada di luar stadion jadi sasaran massa yang saat itu tak bisa dikendalikan.

Derbi Jakarta

Derbi Jakarta sempat menjadi buah bibir terutama pada era Divisi Utama. Persija yang memiliki basis pendukung merata melawan Persitara yang fansnya tak mau dianggap remeh.

Dok. Tempo

Pertandingan keduanya kerap menimbulkan beberapa kericuhan, bahkan hawa panas masih tercium sampai sekarang meski Persitara tak jua bisa kembali ke kasta teratas. Pertandingan keduanya pernah dijalani tanpa penonton pada 2010.

Menurut data Soccerway, keduanya terakhir bersua pada 22 Mei 2010. Saat itu, Persija menang 1-0 atas Persitara berkat gol semata wayang Serge Emaleu di Stadion Soemantri Brodjonegoro.

Derbi Tangerang

Terakhir, Derbi Tangerang salah satu yang terpanas di Indonesia antara Persita vs Persikota. Laga-laga ini selalu menghadirkan atmosfer panas dan merembet hingga ke luar lapangan.

Puncaknya saat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tangerang mengeluarkan fatwa haram sepak bola di wilayahnya pada 2012 lalu. Hal itu buntunt dari banyaknya korban berjatuhan imbas persaingan antara kedua kesebelasan.

Kamu Pasti Gak Tahu!Persebaya SurabayaPersib BandungPersija Jakartapsim vs persis