Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pesepak Bola Top Jebolan Akademi Hajduk Split

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-19 Indonesia hari ini (20/10/20) akan berhadapan dengan Hajduk Split U-19. Split sendiri merupakan tim raksasa Kroasia selain Dinamo Zagreb dan sama seperti Zagreb, Split juga banyak melahirkan pemain-pemain hebat sejak dulu.

Banyak sekali pemain Split yang tentu saja pernah bermain di tim U-19 dan setelah itu berprestasi di klub raksasa Eropa. Dari semua pemain aktif atau non aktif hebat dari akademi Split, Football5Star.com merangkum lima diantaranya, berikut daftarnya:

Ivan Perisic

tumblr

Mungkin pemain terbaik jebolan Hajduk Split saat ini, Ivan Perisic bermain di akademi Split selama 6 tahun (2000-2006). Namun dia tak pernah memperkuat tim utama, dalam laga resmi. Dia hanya bermain satu kali bersama tim utama saat laga persahabatan pada musim panas 2006.

Setelag laga itu, Perisic langsung mendapat tawaran dari dua klub Eropa Barat, Anderlecht, dan Sochaux. Split saat itu tak mau kehilangan Perisic, bahkan sampai menawari gaji besar yang bahkan hampir menyamai gaji pemain bintang Split kala itu, Niko Kranjcar. Namun pelatih Sochaux, Alain Perrin, sampai datang ke Split untuk menemui Perisic, dan akhirnya sang pemain memutuskan untuk pindah ke tim asal Prancis itu.

Kini Ivan Perisic bermain di Inter Milan setelah musim sebelumnya meraih treble bersama Bayern Munich.

Mario Pasalic

Mirror

Bermain di Hajduk Split sejak usia 11 tahun, Mario Pasalic masuk ke tim utama pada 2012 dan sudah menjadi starter pada musim 2013-14. Performa luar biasanya langsung membuat Chelsea merekrutnya. Namun Pasalic terus menerus dipinjamkan ke 4 klub dan 4 negara yang berbeda tanpa bermain sekalipun untuk Chelsea.

Barulah kariernya melonjak saat Pasalic dipinjamkan ke Atalanta pada 2018. Dia merupakan bagian dari skuad yang membawa La Dea masuk ke Liga Champions dua musim beruntun. Atas performanya, Atalanta akhirnya memutuskan untuk merekrutnya secara permanen musim panas lalu.

Nikola Kalinic

Croatian Sports

Nikola Kalinic bermain di akademi Hajduk Split sejak usia 10 tahun. Dia memulai debutnya di tim utama di 2005 pada usia 17 tahun. Namun setelah itu dia dipinjamkan ke dua klub yang berbeda untuk mendapatkan jam terbang. Kalinic kembali ke Split dan langsung meledak dalam dua musim sebelum pindah ke Blackburn Rovers.

Karier terbaik Kalinic datang pada 2015 saat dia memperkuat Fiorentina dimana dia mencetak 33 gol dalam 2 musim. Performanya itu membuat AC Milan merekutnya. Namun setelah itu performanya menurun drastis, bersama Rossoneri dia hanya mencetak 6 gol dari total 41 laga di semua kompetisi.

Kariernya semakin berantakan ketika dia dipulangkan dari skuad Piala Dunia 2018 karena menolak untuk bermain menjadi pemain pengganti. Kalinic masih beruntung karena dia masih bisa bermain di dua klub raksasa setelah itu, Atletico Madrid dan AS Roma, tapi sayang dia menyianyiakan kesempatan itu. Saat ini Kalinic bermain di Hellas Verona.

Slaven Bilic

The Athletic

Ya, pelatih West Bromwich Albion saat ini, Slaven Bilic merupakan jebolan dan bahkan legenda Hajduk Split. Dia bermain di Split sejak usia 9 tahun dan memulai debutnya pada usia 20 tahun di 1988.

Dia bermain selama 5 musim saat masa transisi dari Liga Yugoslavia menjadi Liga Kroasia dan memenangkan total 5 gelar sebelum pindah ke klub Jerman, Karlsruher. Bilic lalu kembali ke Split pada 1999 dan mengakhiri kariernya di sana pada tahun 2000 dan langsung diangkat menjadi pelatih Split pada tahun depannya.

Slaven Bilic juga merupakan bagian dari skuad Kroasia yang berhasil meraih peringkat ketiga di Piala Dunia 1998.

Igor Tudor

Mantan pemain Juventus, Igor Tudor, memulai karier profesionalnya di Split pada tahun 1995. Pada usia 20 tahun, Tudor sudah dipanggil ke timnas Kroasia di Piala Dunia 1998. Barulah setelah itu dia pindah ke Juventus.

Tudor bermain di Juve selama 9 tahun (2 tahun dipinjamkan ke Siena) dan memenangkan hampir segalanya dengan mencatatkan 174 penampilan. Namun sayang cedera pergelangan kakinya membuat dia hampir pensiun pada 2007. Namun, dia memutuskan untuk kembali ke Split dan bermain 8 laga selama musim 2007-08. Namun dia akhirnya menyerah karena cederanya dan akhirnya memutuskan untuk pensiun dini di usia 30 tahun.

Igor Tudor saat ini menjadi asisten pelatih Andrea Pirlo di Juventus.

Hajduk SplitIgor TudorIvan PerisicKamu Pasti Gak Tahu!Mario PasalicNikola KalinicSlaven Bilic