Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Skor Terbesar di Pertandingan Bundesliga

Football5star.com, Indonesia – Skor fantastis ditorehkan Bayern Munich di pekan pertama Bundesliga Jerman. Menghadapi Schalke 04 di Allianz Arena, Sabtu (19/9/2020), anak asuh Hansi Flick tersebut meraih kemenangan dengan skor 8-0.

Bayern tak butuh waktu lama untuk bisa mencetak gol. Di menit ke-4, Bayern langsung unggul lewat gol Serge Gnabry. Pemain 25 tahun ini sendiri mencetak hat-trick. Lima gol Bayern lainnya dicetak oleh Robert Lewandowksi lewat titik putih, Thomas Muller, gol pemain anyar, Leroy Sane dan ditutup lewat gol pemain muda, Jamal Musiala.

Kemenangan 8-0 ini pun membuat Bayern untuk kali kedua menjadi tim yang mampu mencetak skor terbesar di pertandingan Bundesliga. Selain kemenangan 8-0 Bayern atas Schalke 04, pertandingan mana lagi yang catatkan skor terbesar di Bundesliga? Berikut ulasannya:

Monchengladbach vs Borussia Dortmund

Pertandingan dengan skor terbesar sepanjang sejarah Bundesliga masih dipegang pertandingan Monchengladbach vs Dortmund pada musim 1977-78. Saat itu, Gladbach meraih kemenangan satu lusin alias 12-0 atas Dortmund.

Bertanding di Rheinstadion, pada 29 April 1978, mantan pelatih Bayern Munich, Jupp Heynckes mencetak lima gol ke gawang Dortmund yang dikawal oleh Peter Endrulat. Tujuh gol Gladbach lainnya dicetak oleh Carsten Nielsen, Karl Del Haye, Herbet Wimmer, Ewald Lienen, dan Christian Kulik.

Sayangnya meski mampu mencetak 12 gol ke gawang Dortmund, Gladbach pada musim itu tak mampu menjadi juara Bundesliga karena kalah agregat gol dari FC Köln.

Borussia Dortmund vs Arminia Bielefeld

Selang beberapa tahun setelah kekalahan memalukan tersebut, Dortmund akhirnya mampu membalas. Meski bukan gawang Gladbach yang jadi korbannya. Pada musim 1982-83, Dortmund sukses mengalahkan Arminia dengan skor telak 11-1.

Striker Dortmund saat itu, Manfred Burgsmüller menorehkan lima gol ke gawang Arminia. Tujuh gol Dortmund lainnya dicetak oleh Bernd Klotz dengan tiga gol, Rüdiger Abramczik, Marcel Răducanu, dan Lothar Huber.

Sama seperti Gladbach, meski torehkan skor terbesar, Dortmund yang saat itu dilatih oleh Karl Heinz Feldkamp tak mampu menjadi juara Bundesliga. Di akhir musim mereka bahkan harus puas berada di posisi ke-7, satu tingkat di atas Arminia.

Bayern Munich vs Borussia Dortmund

Partai Der Klasier musim 1971-72 mungkin jadi yang paling terburuk sepanjang sejarah bagi Dortmund. Bagaimana tidak, mereka dihancurkan Bayern Munich dengan skor sangat telak 11-1. Ini jadi skor kekalahan terbesar Dortmund atas Bayern.

Bomber Bayern, Gerd Müller mencetak 4 gol pada laga tersebut. Sementara sisanya dicetak oleh Franz Roth dengan dua gol, Uli Hoeness juga dengan dua gol, Paul Breitner, Franz Beckenbauer, serta Willi Hoffmann. Sedangkan satu-satunya gol Dortmund dicetak oleh Dieter Weinkauff.

Selain kalah telak, Dortmund di akhir musim itu juga harus terdegradasi ke Regionalliga sedangkan Bayern Munich berhasil meraih gelar juara Bundesliga. Gerd Muller pun keluar sebagai top skor di musim itu dengan torehan 40 gol.

Borussia Dortmund vs FC Kaiserslautern

Bersama Bayern, Dortmund kembali menjadi tim yang catatkan skor terbesar di pertandingan Bundesliga. Pada musim 1963–64, Dortmund sukses meraih kemenangan 9-3 atas FC Kaiserslautern. FC Kaiserslautern sendiri pada laga tersebut bermain dengan 10 orang setelah Co Prins mendapat kartu merah di menit ke-31.

Saat Co Prins harus keluar dari lapangan, Dortmund sendiri sudah unggul 4-0 lewat gol Franz Brungs, Horst-Dieter Strich, Aki Schmidt, dan Lothar Emmerich. Aki Schmidt sendiri pada laga tersebut catatkan hat-trick.

Sedangkan tiga gol dari Kaiserslautern dicetak oleh Walter Gawletta dengan dua gol dan Erich Meier. Di akhir musim tersebut, harus puas finish di peringkat ke-4 sementara Kaiserslautern di posisi ke-12. FC Koln sukses menjadi juara Bundesliga 1963-64.

FC Köln vs Tennis Borussia Berlin

Peraih dua gelar juara, FC Koln pada musim 1976-77 sukses catatkan skor terbesar di pertandingan Bundesliga. Menghadapi tim asal Berlin, Tennis Borussia Berlin, Koln mampu meraih kemenangan dengan skor 8-4.

Bertanding di RheinEnergieStadion, The Billy Goats awalnya sempat tertinggal terlebih dahulu lewat gol Dieter Hochheimer pada menit ke-2. Namun tiga menit kemudian, Dieter Müller sukses menyamakan kedudukan. Dieter sendiri pada laga ini mencetak 4 gol.

Di akhir musim, Tennis Borussia Berlin harus menelan pil pahit karena terdegradasi ke 2. Bundesliga. Sedangkan FC Koln finish di urutan ke-5, di atas Hamburger SV dan Bayern Munich.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More