Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Sosok Penting di Belakang Juergen Klopp

Football5star.com, Indonesia – Liverpool di bawah asuhan Juergen Klopp akhirnya mampu meraih titel gelar juara Liga Inggris. Gelar musim ini mengakhiri penantian panjang selama 30 tahun.

Pelatih asal Jerman itu pun mendapat banyak pujian dari banyak pihak. Namun sebenarnya tidak hanya Klopp yang berperan membawa The Reds meraih titel gelar juara. Selain para pemain, para asisten Klopp juga memiliki peran sangat vital sepanjang musim ini.

Pasalnya juara Liverpool musim ini merupakan paket komplit. Mereka mampu meraih kemenangan terbanyak di kandang musim ini, mereka juga memiliki lini pertahanan yang kokoh serta munculnya pemain-pemain muda potensial seperti Trent Alexander-Arnold.

Hasil tersebut tentu bukan semata dilakukan oleh Klopp seorang diri. Berikut 5 sosok penting di belakang Juergen Klopp di Liverpool musim ini:

Pepijn Lijnders

Sosok pertama tentu saja asisten Klopp asal Belanda, Pepijn Lijnders. Mantan pelatih NEC Breda tersebut datang ke Liverpool pada 2018. Sepak terjang Lijnders memang minim sorotan, padahal ia jadi aktor utama munculnya banyak pemain muda Belanda. Pada 2002, ia menjadi pelatih muda di PSV dan 2006 pindah ke Porto membantu pengembangan muda bersama Vitor Baia dan Andre Villas Boas.

View this post on Instagram

Liverpool FC assistant managers Peter Krawietz and Pepijn Lijnders have agreed contract extensions with the club. The coaches follow Jürgen Klopp in committing their futures to the Reds until 2024 today, helping to continue to shape the long-term development of the club well into the next decade. “It was so important to me that my staff also agreed these new deals with the club,” Klopp said. “Without them being prepared to make the same commitment, quite frankly I would not have been able to do this. I am blessed to be surrounded by so many amazing staff; honestly, I feel the luckiest manager in the world in this regard. Peter and Pep have contributed just as much as I have to the development of this team and although as the manager, many may see me as the face of the club, their input and expertise is invaluable to what we’re looking to achieve. I have worked with Pete for many years now, going back to my time at Mainz and Dortmund. And even now I am still amazed at the things he spots during a game. He has an incredible talent and one that is priceless for us. It has been one of the best professional experiences for me to see him grow and become the coach he now is. He’s always been essential to me, but his own personal development since arriving at Liverpool has been outstanding. He is so smart, so insightful and so important to us. Pep, what can I say? What this guy doesn’t know about football isn’t worth knowing! I have never met a guy more passionate and dedicated about the game. I only got to know him when I first arrived at Liverpool, but I instantly fell in love with his infectious commitment and knowledge of the game. He left for a period and came back – but he came back in a more senior capacity and he’s flourished since. He is every inch a top manager of the future, but in the meantime, I am thankful we have him with us. But going beyond Pete and Pep, these new deals are a mark of not only our collective belief in our project, but also a sign of our development so far. We always say it is a collective effort at Melwood. #LFC #YNWA #Klopp #JurgenKlopp #Liverpool #LiverpoolFC #WeAreLiverpool #LFCFamily #Anfield #TheReds #TheRedPost #PremierLeague

A post shared by The Red Post (@the_red_post) on

Saat pertama di Liverpool, ia bekerja sama dengan Brendan Rodgers. Saat itu ia ditunjuk menjadi Elite Development coach. ‘Menyatunya’ Lijnders dengan Klopp tak lepas dari persamaan keduanya melatih para pemain. Lijnders pernah mengatakan bahwa Klopp di Liverpool lebih banyak menekankan kebersamaan tim dibanding urusan taktik.

“Sedangkan 70 persen adalah kebersamaan tim. Jurgen selalu menciptakan keluarga,” kata Lijnders beberapa waktu lalu.

Vitor Matos

Selanjutnya ada nama pria Portugal, Vitor Matos. Ia datang ke Liverpool menggantikan peran dari Ljinders yang sempat hijrah ke NEC. Peran Matos sangat penting bagi perjalanan Liverpool musim ini.

Tugas dari seorang Elite Development coach ialah mengelola transisi antara pemain muda dari akademi tim dengan pemain di tim utama. Klopp menyebut saat pertama menunjuk Matos di pos tersebut agar pemain muda Liverpool memiliki kesempatan yang sama dengan pemain utama.

“Dia cerdas, bahasa Inggrisnya sangat bagus dan dia telah bekerja di klub yang berbeda. Dia pernah bekerja di akademi Porto. Dia sudah memiliki pengalaman sendiri dan itu sangat bagus untuk kami,” ucap Klopp.

John Achterberg

Selanjutnya adalah pelatih kiper John Achterberg. Pria asal Belanda itu ialah faktor utama yang membuat Alisson Becker tampil di bawah mistar gawang Liverpool. Musim ini dari 38 penampilan Becker di Liga Inggris, ia mampu clean sheet sebanyak 14 pertandingan.

Sama seperti Lijnders, Achterberg juga memiliki pengalaman di klub Belanda, NEC Breda. Ia mengakhiri kariernya di klub Tranmere Rovers pada 2009 lalu. Pada Juni 2009, ia ditunjuk menjadi pelatih kiper untuk tim muda Liverpool dan baru 2011 ditunjuk untuk jadi pelatih kiper tim utama The Reds.

Achterberg juga orang yang berperan untuk mendorong manajemen memperpanjang kontra kiper veteran, Andy Lonergan. Menurut Achterberg, Lonergan jadi pemain yang bisa jadi pelapis sempurna untuk Becker.

“Kami memiliki beberapa masalah dengan cedera pada awal musim dan dia sangat bagus di setiap sesi latihan. Dia sangat cocok berada di tim dan semua orang menyukainya” ucap Achterberg.

Andreas Kornmayer

Selanjutnya adalah orang yang paling berperan di kebugaran pemain Liverpool sepanjang musim ini yakni Andreas Kornmayer. Menjabat sebagai pelatih fisik, pria Jerman ini sudah cukup lama bekerjas sama dengan Klopp.

Bagi Klopp, Kornmayer memiliki peran sentral untuk menjaga kebugaran pemain dan memantau pemain yang alami cedera.

“Kornmayer merupakan sersan pelatih di tim ini. Dia sangat kami butuhkan. Dia selalu memberi nasihat di area mana saja yang butuh ditingkatkan. Dia terlihat seperti sosok yang galak, karena dia memang harus seperti itu agar membuat para pemain mau berlari. Namun sejatinya dia adalah sosok yang menyenangkan,” kata Klopp.

Michael Edwards

Terakhir ada nama direktur olahraga klub, Michael Edwards. The Guardian, Sabtu (27/6/2020) menyebut bahwa peran Edwards sangat sentral. Kepatuhan Klopp kepada Edwards untuk urusan transfer pemain juga salah satu kunci bagaimana Liverpool jadi juara Liga Ingris.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Sosok Penting di Belakang Juergen Klopp
sbnation.com

Ia bertugas untuk mengawasi setiap pemain yang ingin direkrut oleh Klopp dan faktanya pemain yang didatangkan ke Anfield di musim ini dan musim-musim sebelumnya terbilang sangat sukses. Apabila melihat skuat utama saat ini, hanya Jordan Henderson saja pemain yang bukan berasal dari rekomendasi Edwards.

Edwards memiliki latar belakang bisnis ini datang dari Tottenham Hotspur pada 2011. Ia sangat vital bagi pergerakan Liverpool musim ini. Andai manajemen tak mengizinkan Klopp membeli pemain, keputusan final ada di tangan Edwars. Artinya jika si pemain gagal, Edwards yang disalahkan. Namun sejauh ini hampir semua pemain rekomendasinya bersinar di Anfield.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More