Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Transfer Terburuk PSG di Era QSI

Football5star.com, Indonesia – Limpahan dana besar dari Qatar Sports Invesment (QSI) dalam beberapa tahun sukses membuat Paris Saint-Germain (PSG) menjadi salah satu raksasa Eropa. PSG pun sukses mendatangkan pemain-pemain kelas dunia berkat limpahan dana dari QSI.

Sebut saja nama-nama seperti Thiago Silva, Marco Verratti, Angel di Maria, Kylian Mbappe, hingga Zlatan Ibrahimovic dan Neymar. Namun, tak semua transfer PSG di era QSI mampu memenuhi ekspektasi.

Berikut, football5star.com sudah merangkum 5 transfer terburuk PSG di bawah era QSI:

1. HATEM BEN ARFA
5 Transfer Terburuk PSG di Era QSI - Hatem Ben Arfa - Chicago Tribune
Chicago Tribune

Hatem Ben Arfa didatangkan PSG pada tahun 2016 lalu dengan status free agent. Sebelum merapat ke Paris, Ben Arfa sukses mencuri perhatian publik Prancis berkat penampilannya bersama OGC Nice.

Ben Arfa pun mampu menunjukkan penampilan yang cukup baik pada musim 2016-17. Ia sukses mengemas empat gol dan tujuh assist dari 32 penampilannya di semua kompetisi.

Namun, Ben Arfa sama sekali tak diberikan kesempatan bermain pada musim 2017-18 setelah terlibat masalah pribadi dengan petinggi klub. Pada akhirnya, Ben Arfa hengkang dari PSG pada tahun 2018 untuk bermain di Rennes.

2. JESE RODRIGUEZ
Metro

Jese Rodriguez merapat ke Paris pada tahun 2016 setelah ditebus dengan harga 25 juta Euro dari Real Madrid. Ketika itu, Jese masih menyandang predikat sebagai salah satu winger muda terbaik di Spanyol.

Namun, Jese gagal memenuhi ekspektasi setelah hanya mampu mencetak dua gol dari 16 laga. Enam bulan setelah didatangkan, Jese dilepas PSG dengan status pinjaman ke Las Palmas.

Selain Las Palmas, Jese juga sempat dipinjamkan ke Stoke City dan Real Betis. Kini, pemain 27 tahun itu bermain untuk Sporting CP dengan status pinjaman.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More