Kamu Pasti Gak Tahu! Ini 5 Hal Unik Tentang Umuh Muchtar

Football5star.com, Indonesia – Persib resmi ditinggal oleh manajer mereka, Umuh Muchtar. Pria 71 tahun ini satu hari setelah launching tim Maung Bandung mengumumkan pengunduran dirinya dari jajaran manajemen Persib.

“Saya sekarang di Persib cukup dengan di komisaris, nanti tidak ada lagi ya nama saya di manajer, walaupun Pak Glen (Dirut PT PBB) dan komisaris (lainnya) bilang jangan mundur, jangan mundur,” kata Umuh Muchtar, dikutip Football5star.com dari Antaranews.

Umuh Muchtar menjabat sebagai manajer Persib Bandung sudah 10 tahun lebih, menggantikan Jaja Sutardja. Pada 2009, Umuh pernah merangkap posisi sebagai direktur, komisaris, dan manajer tim.

persib.co.id

Pihak manajemen Persib Bandung pun meminta agar tidak ada lagi posisi manajer untuk klub. Sebab, nantinya posisi manajer akan merangkap sebagai pelatih.

Sosok Umuh memang tak bisa dilepaskan dari Persib. Bisa dikatakan dalam 10 tahun terakhir, Persib adalah Umuh dan Umuh ada Persib. Sosoknya begitu disegani oleh pemain dan juga basis pendukung setia Persib, Bobotoh.

Umuh jadi salah satu manajer klub Liga Indonesia yang tak kenal kompromi jika berkaitan dengan sepak terjang Persib. Ia tak segan mengeluarkan kritik pedas kepada siapapun yang dianggap merugikan Persib saat musim kompetisi berlangsung.

Di balik karakter pria yang akrab di sapa Uwak Haji ini, ada beberapa hal unik yang pasti kamu gak tahu! Berikut ulasannya:

Berjiwa sosial tinggi

Meski bergelut di dunia sepak bola, Umuh Muchtar juga sosok yang memiliki jiwa sosial tinggi. Ia misalnya pernah membantu renovasi sebuah pesanteran yang terbakar di Sumedang, Jawa Barat.

Dikutip Football5star.com dari kapolid, kebakaran yang terjadi di tiga ruang kelas Pesantren Alhikamussalafiyyah pada November tahun lalu membuat Umuh tergerak untuk membantu pembangunan dan renovasi.

kapolid

“Alhamdulillah masih bisa memberikan bantuan meski tidak seberapa besarnya, namun saya berharap bisa memberikan bantuan selanjutnya secara bertahap,” katanya.

Sebab, terang Umuh, pihak pesantren akan kembali membangun asrama tersebut menjadi tiga lantai.

“Apa yang  telah diwacanakan pihak pesantren pasca terjadinya musibah kebakaran, yakni membangun kembali asrama santri segera terwujud,” ujarnya.

Mantan bek Persibas

Sepak bola memang tak bisa dilepaskan dari jalan hidup seorang Umuh Muchtar. Sebelum menjadi seorang manajer Persib, Umuh ternyata pernah melakoni sebagai bek klub bernama Persibas (Persatuan Sepak Bola Babakan Surabaya), sebuah klub asal Kiaracondong, Kota Bandung.

”Saya seorang pemain belakang,” kata Umuh seperti dikutip dari bolalob. Sayangnya karier sepak bola tak secemerlang kariernya sebagai seorang manajer klub. Beranjak dewasa, ia lebih memilih untuk fokus pada pekerjaannya sebagai karyawan perusahaan Belanda.

Korban kriminalitas

Siapa yang tak kenal dengan sosok Umuh Muchtar, utamanya masyarakat kota Bandung. Tentu hampir semua masyarakat kota Bandung kenal dengan wajah Uwak Haji. Tapi tidak bagi pelaku pencopetan.

Umuh Muchtar ternyata pernah menjadi korban pencopetan. Dikutip dari laporan prfmnews, telepon genggam milik Umuh dicopet saat acara pelantikan enam kepala daerah di Gedung Merdeka, Kota Bandung pada 2018 lalu.

“Setelah acara di depan. Saya pegang masih ada. Pas mau ikutin pa Gubernur keluar tidak ada. Pas dihubungi masih hidup tapi gak lama langsung dimatiin,”

“Saya inget orangnya. Kalau saya ketemu pasti hapal. Mohon lah dikembalikan saya tebus Rp2 juta, saya butuh nomor yang pentingnya,” kata Umuh saat itu.

Sang anak jadi wakil bupati Sumedang

Anak sulung dari Umuh Muchtar, Erwan Setiawan ialah seorang wakil bupati Sumedang. Sebelum menjadi wakil bupati Sumadeng, Erwan pada 2013 sempat menjadi calon di pemilihan wali kota Bandung.

Umuh Muchtar juga sangat mendukung kegiatan Erwan dalam berpolitik. Umuh kerap terlihat aktif mengampanyekan anaknya baik saat di Pilwalkot Bandung 2013 maupun Pilbup Sumedang 2018.

sumedang.online

Yang menarik, setelah sang ayah mundur sebagai manajer Persib, Erwan malah didaulat menjadi manajer sepak bola tim Jawa Barat untuk perhelatan PON 2020 di Papua.

“Ini adalah sebuah kepercayaan yang tidak mudah. Tapi Insha Allah saya akan melaksanakannya dengan sebaik-baiknya, untuk mengharumkan Jabar pada cabor sepak bola PON mendatang di Papua,” ujar Erwan seperti dikutip dari galamedia.

Topi koboi

Kehadiran Umuh di perjalanan Persib selama 10 tahun terakhir ini tak bisa dilepaskan dari topi koboi yang acapkali ia gunakan. Topi koboi seperti hal yang tak terpisahkan dari Umuh.

Umuh mengaku memiliki alasan tersendiri mengapa cukup sering menggunakan topi koboi. “Kenangan saya itu, saya selalu bawa topi, ada yang udah lama ada yang baru, saya beli di Australia (yang sedang dipakai),” kata Umuh seperti dikutip dari Republik Bobotoh.

Umuh juga mengaku memiliki koleksi topi koboi yang lumayan banyak dan selalu ia simpan di dalam mobilnya saat mendampingi Persib.

“Saya bawa delapan topi. Di mobil juga selalu ada topi, ciri khas saya ya, Kenangan Persib ya,

Kamu Pasti Gak Tahu!Liga 1 2020Persib BandungUmuh Muchtar