Kamu Pasti Gak Tahu! Sebelum Hakimi, Ini 5 Pemain Terbaik Maroko di Serie A

Football5star.com, Indonesia – Achraf Hakimi baru saja diresmikan sebagai pemain baru Inter Milan untuk musim depan. Kedatangannya kian menambah aroma Maroko di Serie A.

Achraf Hakimi didatangkan Inter Milan dengan banderol 45 juta euro dari Real Madrid. Performa gemilangnya selama dua musim saat dipinjamkan ke Borussia Dortmund menjadi alasan I Nerazzurri memboyongnya.

Datang ke Italia, Hakimi bukanlah satu-satunya pemain Maroko yang pernah merumput di Serie A. seperti dikutip Football5star dari Transfermarkt, sudah ada 23 pemain asal Maroko yang mengadu nasib di sana.

Achraf Hakimi memang belum main, belum diketahui pula bagaimana proses adaptasi sang bintang musim depan. Namun, jika melihat perjalanannya bersama Borussia Dortmund dalam dua musim terakhir, bukan tidak mungkin ia akan menuai sukses yang sama di Inter.

Untuk itu Football5star sudah merangkum lima pemain terbaik Maroko yang ada di Serie A sebelum kedatangan bintang kelahiran Spanyol itu:

  • Mehdi Benatia
Zimbio

Dari 23 nama pemain asal Maroko, Mehdi Benatia lah yang paling sukses. Dia juga tercatat sebagai pemain Maroko dengan penampilan terbanyak di Serie A. Memperkuat tiga klub seperti Udinese, AS Roma, dan Juventus, ia telah mengoleksi 153 penampilan.

Tidak hanya dari torehan pribadi, Mehdi Benatia juga bergelimang gelar bersama Juventus. Jika ditotal, ia telah mempersembahkan enam trofi untuk Si Nyonya Tua. Lebih hebatnya lagi, semua trofi diraih dalam tiga musim beruntun.

  • Houssine Kharja
Talksport

Jika Mehdi Benatia memperkuat tiga klub Serie A, Houssine Kharja bermain untuk lima klub. Kelima klub yang pernah diperkuat Kharja adalah AS Roma, Siena, Genoa, Inter Milan, dan Fiorentina.

Dengan kata lain, Hakimi bukan pemain Maroko pertama yang berseragam Inter Milan. Houssine Kharja juga pernah merasakan gelar juara. Itu dia rasakan saat membawa La Beneamata memenangkan Coppa Italia musim 2010-2011.

Perolehan gol pria yang kini sudah pensiun juga tidak mengecewakan. Enam musim di italia, Houssine Kharja mengoleksi 13 gol dan mengkreasikan 12 assist. Torehan golnya juga hanya terpaut satu gol dari Mehdi Benatia.

  • Omar El Kaddouri
Youtube

Berbeda dari dua nama di atas, Omar El Kaddouri tak pernah menjuarai apa pun di Italia. Tapi dia sempat bermain untuk tim besar seperti Napoli dalam dua periode berbeda.

Napoli adalah klub Italia pertama yang diperkuat El Kaddouri. Tapi tahun pertamanya musim 2012-2013 tidak berjalan mulus. Ia kemudian dilego Torino dan tampil apik di sana.

Hal ini pula yang membuat I Partinopei kembali membelinya musim 2015-2016. Bertahan dua tahun di sana, sang gelandang hengkang ke Empoli. Secara total ia telah bermain dalam 108 laga dengan koleksi 12 gol dan 16 assist.

  • Achraf Lazaar
Zimbio

Sampai saat ini Achraf Lazaar masih bermain di Italia. Tapi ia memperkuat klub Serie B, Cosenza. Sebelumnya, bek 28 tahun pernah bermain untuk Palermo dan Benevento.

Palermo adalah klub Italia pertama yang dia perkuat. Dua tahun di sana, Lazaar tampil menjanjikan. Ia selalu menjadi andalan di lini belakang klub Sisilia.

Ketika Benevento promosi ke Serie A musim 2017-2018 dan kondisi keuangan Palermo yang sedang buruk, Lazaar pun memutuskan pindah. Tapi kariernya di Benevento tak berjalan mulus karena mengalami serangkaian cedera.

  • Rachid Neqrouz
Getty Images

Jika ada yang bertanya siapa pemain Maroko pertama yang meniti karier di Serie A, Rachid Negoruz lah jawabannya. Ia sudah datang ke Italia sejak 1998 silam. ketika itu dia didatangkan Bari dari klub Swiss, Young Boys.

Rachid Neqrouz cukup setia bersama Bari. Ia bertahan selama enam tahun di sana. Posisinya sebagai bek tengah tidak menghalangi Neqrouz untuk mencetak gol. Ya, pemain yang mengoleksi 105 pertandingan di Serie A mencetak lima gol selama enam musim di Bari.

Achraf HakimiKamu Pasti Gak Tahu!Mehdi Benatia