Kane dan Alli Geram Dilibatkan dalam Video Kampanye Fans

Dua pemain Tottenham Hotspur, Harry Kane dan Dele Alli, mengecam munculnya video yang melibatkan keduanya di media sosial. Dalam video yang dimaksud, ada empat pemain Premier League mengatakan “Time to go Massimo” terkait kampanye fans mengusir pemilik klub Leeds United.

Sebagian fans Leeds memang tengah menggalakkan kampanye untuk memaksa pemilik klub, Massimo Cellino, menjual klub. Salah satu caranya melalui video di Twitter oleh WhiteLeedsSite, yang menyertakan Kane, Alli, ditambah duo Arsenal Mesut Ozil dan Jack Wilshere.

Alli menanggapi dengan marah di Twitter pribadinya ketika ditanyai tentang video tersebut: “Semua itu bohong!” tegasnya.

Kane turut menyampaikan respons serupa di Twitter-nya: “Itu bohong. Memalukan orang membuat video mereka daengan mengubah konteks seperti ini.”

Dalam video itu, keempat pemain muncul untuk mengatakan “Time to go Massimo“, meskipun tidak ada konteks tertentu dalam video singkat, dengan tidak ada bukti untuk menunjukkan mereka tahu bahwa yang dimaksud adalah Cellino.

Grup “Time To Go Massimo” (TTGM) telah berkampanye menolak kepemilikan klub oleh Cellino. Mereka santer melancarkan protes di luar Stadion Elland Road dan di pusat kota Leeds.

Namun, kelompok itu mengatakan tidak ada hubungannya dengan video dan tidak terhubung ke orang-orang yang menciptakannya.

“Kami jelas geli dengan isi video, setelah kami menemukan bahwa itu diperoleh dengan cara tidak jujur, kami tidak bisa membenarkan tindakan ‘WhiteLeedsSite’, namun mengagumi niat mereka. WhiteLeedsSite mungkin pendukung Time To Go Massimo tetapi mereka tidak ada kaitan dengan kami atau bagian dari kelompok kami. Tidak ada dari TTGM terlibat dalam penciptaan video itu,” bunyi pernyataan kelompok TTGM.

Comments
Loading...