Karim Benzema Ceritakan Masa-masa Sulit Bersama Real Madrid

Football5star.com, Indonesia – Bomber andalan Real Madrid, Karim Benzema, membeberkan cerita malangnya ketika pertama kali datang ke Spanyol pada musim panas 2009. Menurut Benzema, itu adalah momen tersulitnya selama mengenakan seragam Los Blancos.

Benzema merapat ke Real Madrid ketika masih berusia 22 tahun. Hal ini membuat Benzema merasa belum siap secara mental dan hanya mampu menyumbang sembilan gol dari 33 penampilannya pada musim 2009-10.

“Ketika itu, saya secara mental belum siap bermain di Real Madrid. Saya juga belum siap menghadapi besarnya tekanan dari para suporter, petinggi klub, serta warga Madrid secara keseluruhan,” ujar Karim Benzema dikutip dari Marca.

Karim Benzema - Real Madrid - @realmadriden - Spanyol
Planet Football

“Saya tinggal di sini sendirian dan tak bisa bicara bahasa Spanyol. Hidup saya sangatlah sulit ketika itu. Hal itu turut membuat saya tak nyaman ketika berada di atas lapangan. Itu lah yang terjadi di tahun pertama saya bersama Real Madrid,” sambung Benzema.

Setelah melewati masa-masa yang sulit, Benzema berhasil menunjukkan penampilan terbaiknya. Pemain berusia 32 tahun itu kini berhasil mengemas 250 gol dari 517 penampilannya bersama Los Blancos.

Meski memiliki koleksi gol yang membanggakan, Benzema mengatakan bahwa ia memiliki banyak tugas di atas lapangan. Mencetak gol bukanlah satu-satunya hal yang wajib dilakukan Benzema ketika bermain.

“Striker modern harus bisa melakukan banyak hal dan bukan hanya mencetak gol. Saya bisa saja mencetak gol. Tapi saya akan merasa kesal jika tak terlalu banyak menguasai bola di atas lapangan,” tutup Benzema.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More