Kasihan Barcelona, 3 Musim Beruntun Selalu Kalah Tragis

Football5star.com, Indonesia – Entah apa yang terjadi pada Barcelona. Kekalahan 2-8 dari Bayern Munich, Sabtu (15/8/2020) dinihari WIB memperpanjang derita mereka di Liga Champions.

Bagaimana tidak, dalam tiga musim terakhir, laju Barcelona harus berakhir dengan tragis. Musim 2017-2018 AS Roma mengawali mimpi buruk klub Katalonia.

Bertemu di perempat final, semua berawal baik-baik saja untuk klub yang kala itu masih dilatih Ernesto Valverde. Mereka mampu menang 4-1 pada leg pertama di Camp Nou.

Luis Suarez tak habis pikir Barcelona mengalami remontada lagi saat melawan Liverpool di semifinal Liga Champions.
standard.co.uk

Namun, yang terjadi pada leg kedua benar-benar di luar dugaan. Barcelona tak berdaya di Olympico hingga takluk tiga gol tanpa balas.

Cerita serupa berlanjut musim lalu. Kali ini Liverpool yang menancapkan luka. Lionel Messi dan kolega padahal sudah menang 3-0 di semifinal Liga Champions leg pertama.

Lalu keajaiban muncul di Anfield. Tidak tanggung-tanggung, empat gol bersarang ke gawang Marc Andre Ter Stegen. Kalah agregat 3-4, Barcelona pun tersingkir secara menyakitkan.

Dan pada musim ini, apa yang diraih Azulgrana lebih menyakitkan lagi. Skor 2-8 tentu hal mustahil untuk klub sebesar Barca. Namun, itulah yang terjadi di stadion Da Luz, Portugal.

Barcelona benar-benar kehilangan nyawanya pada laga satu leg ini. Thomas Mueller, Philippe Coutinho, Serge Gnabry, Robert Lewandowski, dan Joshua Kimmich tanpa kesulitan memberondong delapan gol ke gawang Ter Stegen. Sedangkan pasukan Quique Setien hanya mampu mencetak dua gol melalui Luis Suarez dan gol bunuh diri David Alaba.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More