Kekalahan Telak Dari Newcastle Nodai Kebahagiaan Peraih Sepatu Emas Liga Inggris Musim Ini

Butuh waktu lebih dari satu dekade bagi publik Inggris untuk menyaksikan kembali striker Inggris menjadi raja gol di liga domestik. Musim ini, striker Tottenham Hotspur, Harry Kane, sukses menyabet gelar topskorer Liga Inggris.

Hal ini terjadi setelah Harry Kane merebut mendapatkan Sepatu Emas dengan torehan 25 golnya untuk Tottenham Hotspur musim ini. Kane lebih subur ketimbang peraih sepatu emas musim lalu, Sergio Aguero, dan juga Jamie Vardy yang membawa Leicester City jadi juara.

Kane adalah pemain Inggris pertama yang memenangi Sepatu Emas sejak bomber Sunderland, Kevin Phillips, melakukannya pada musim 1999-00. Setelahnya, pemuncak daftar penyerang tertajam selalu diisi nama-nama pemain asing seperti Didier Drogba, Robin van Persie, Cristiano Ronaldo, Luis Suarez, atau Thiery Henry.

Kane musim lalu sebenarnya juga berpeluang merebut Sepatu Emas dengan gol-golnya di paruh musim kedua, tapi penampilan gemilang Aguero tak terkejar oleh Kane. Aguero punya koleksi 26 gol musim lalu, sementara Kane 21 gol.

Sayangnya, Kane memilih untuk tidak merayakan keberhasilannya menjadi bomber tersubur secara berlebihan. Pasalnya, Tottenham baru saja menelan kekalahan telak 1-5 di markas Newcastle United di laga penutup musim.

Di saat bersamaan, Arsenal menang 4-0 atas Aston Villa dan merebut posisi dua klasemen akhir dari tangan The Lilywhites.

Namun Harry Kane tak mau terlalu bersedih dengan hasil tersebut dan meminta pada fans untuk melihatnya dengan sudut pandang berbeda.

“Ini adalah hasil yang sangat buruk. Penampilan kami di babak pertama tak cukup baik, kami sudah berusaha keras untuk menyamakan kedudukan dan mereka bermain dengan 10 orang. Mungkin ini performa terburuk kami sejauh ini.

“Tak ada alasan atas hasil buruk ini, kami tak bisa mengekspresikannya.

“Secara keseluruhan kami menjalani musim yang fantastis, tetapi dalam empat laga terakhir kami tampil tak cukup baik. Kami sadar fans akan sulit menerima hasil ini, tetapi satu hal positif adalah kami akan tampil di Liga Champions musim depan dan kami sangat antusias akan itu.”

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More