Kelakuan UEFA dan FIFA Bikin Toni Kroos Naik Pitam

Football5star.com, Indonesia – Keputusan UEFA dan FIFA yang ingin merombak format serta menambah beberapa turnamen dikecam gelandang timnas Jerman, Toni Kroos. Menurut Kroos, para pemain hanya menjadi boneka yang dimainkan kedua organisasi tersebut.

Seperti yang diketahui, FIFA saat ini memiliki wacana untuk membentuk turnamen baru yang bernama Liga Super Eropa. Tak hanya itu, induk sepak bola dunia itu juga sudah merombak format Piala Dunia Antarklub.

“Dengan kehadiran banyaknya turnamen baru ini, kami hanya menjadi boneka yang dimainkan FIFA dan UEFA,” ungkap Toni Kroos seperti dikutip football5star.com dari laman Diario AS.

Toni Kroos - Jerman - UEFA - FIFA
twitter.com/imiasanmia

“Mereka membuat berbagai kompetisi baru agar bisa meraih uang sebanyak mungkin sekaligus menguras dan mengeksploitasi kondisi fisik para pemain. Mereka seharusnya tak mengubah berbagai ide yang sudah berjalan dengan lancar,” kata Kroos menambahkan.

Tak hanya mengkritik UEFA dan FIFA, Kroos juga melemparkan cibiran kepada Pierre-Emerick Aubameyang. Gelandang andalan timnas Jerman itu mengaku tak suka melihat selebrasi dengan topeng yang kerap dilakukan Aubameyang.

“Menurut saya, selebrasi yang direncanakan merupakan sesuatu yang konyol. Semua itu diperparah apabila para pemain menyimpan benda tertentu di dalan kaos kakinya untuk merayakan gol,” tutur Kroos.

“Aubameyang pernah beberapa kali merayakan gol dengan mengenakan topeng. Hal itu membuat saya cukup muak. Selain itu, perilaku itu juga bukan merupakan cerminan yang baik untuk para pemain muda,” pungkas Kroos.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More