Kenangan Buruk Legenda Milan Saat Masih Bermain

Football Live Star

Football5Star.com, Indonesia – Legenda AC Milan yang kini menjadi pelatih Deportiva La Coruna mengungkapkan kenangan buruknya selama menjadi pemain. Menariknya, momen tersebut justru ia rasakan ketika I Rossoneri takluk 0-4 dari klub yang diasuhnya saat ini.

Hal tersebut terjadi pada perempat final Liga Champions 2004 silam. Milan yang ketika itu masih dihuni pemain-pemain terbaiknya seperti Andriy Shevchenko, Alessandro Nesta, Paolo Maldini, dan Seedorf sendiri sejatinya mampu membungkam Super Depor 5-1 pada leg pertama di San Siro.

Tapi keadaan berbalik untuk tuan rumah ketika mampu menjungkalkan anak asuh Carlo Ancelotti di Riazor. Tidak tanggung-tanggung, Walter Pandiani dan kolega balik menang 4-0 dan berhak melaju ke semifinal.

Bagi Seedorf, hasil tersebut bahkan lebih menyaktikan daripada takluk dari Liverpool di final Liga Champions 2005. “Kekalahan terburuk saya selama ini adalah saat kalah 4-0 atas Deportivo. Itu laga paling buruk dalam hidup, lebih buruk daripada kekalahan di final Istanbul,” ujarnya seperti dikutip Football5star.com dari Mundo Deportivo, Minggu (8/4/2018).

Clarence Seedorf, Deportivo La Coruna

“Sekarang tiap memasuki Riazor, saya masih melihat foto dari gol-gol yang diciptakan La Coruna ke gawang kami. Hal itu membuat saya berpikir betapa pentingnya laga tersebut bagi para fans. Milan saat itu memiliki tim yang super dan harusnya kami memenangkan Treble,” sambungnya.

Di sisi lain, Seedorf musim ini masih berjuang untuk menyelamatkan Deportivo dari jurang degradasi. Hingga jornada ke-31, anak asuhnya masih berada di peringkat 18.

Comments
Loading...