Kenapa Neymar Suka Sekali Diving?

Football5star.com, Indonesia – Neymar adalah salah satu pemain terbaik di dunia. Namun, entah mengapa, striker Paris Saint-Germain (PSG) itu suka sekali diving. Kenapa demikian?

Talenta Neymar tak bisa dibantah. Ia punya kemampuan individu yang luar biasa untuk meliuk-liuk di antara lawannya. Sang pemain juga memiliki naluri mencetak gol yang tinggi.

Sayangnya, namanya sedikit tercoreng. Ia dinilai terlalu gampang jatuh di lapangan. Bahkan reaksinya ketika dijatuhkan terlalu berlebihan.

Insiden paling besar terjadi di Piala Dunia 2018. Sudah tak terhitung berapa kali Neymar jatuh di lapangan pada turnamen itu. Sang bomber Timnas Brasil itu pun banjir kritikan.

“Saya melihat semua penampilan saya di Piala Dunia dan berpikir ‘Apakah saya benar-benar diving?’,” kata Neymar.

Neymar - PSG - Brasil - The42
Getty Images

Saat pertandingan melawan Swiss di Piala Dunia 2018, Neymar menjadi target utama lawannya. Ia dilanggar 11 kali di lapangan. Itu adalah rekor paling banyak dalam 20 tahun terakhir.

Sang ayah menjawab tuduhan anaknya yang suka diving.

“Orang-orang menyebutnya diving atau faking, tapi dia tidak diving. Itu adalah taktik yang ia gunakan sejak di akademi dan dibawa ke level profesional. Jika Anda sadar bahwa Anda akan dicederai, loncat setinggi-tingginya,” kata Neymar Sr.

Menurut dia, sang anak terkadang harus menghindari benturan agar tak cedera. Terkadang ia juga harus ‘akting’ agar mendapat perhatian wasit. Ini penting agar sang lawan mendapat kartu kuning dan tak lagi bermain kasar.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More